Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bangun Sebagai Putri Sang Penguasa

Bangun Sebagai Putri Sang Penguasa

Membuat Rosalie mengikutinya. Ada bulan purnama yang bulat sempurna di sana. Warna kuningnya terang sekali. Dengan latar berwarna biru tua yang cerah, bulan itu terlihat sangat kontras seperti lampu utama di sebuah ruangan paling kelam. “Cantik sekali,” komentar Rosalie tanpa sadar “Benar. Beruntung sekali di hari ulang tahunmu ini, langit sangat bersahabat.” Liam menyetujui.
1013.1K viewsCompletedAdded to Library 327 Times as ruby moon
Read
+Library
Four Moons

Four Moons

ujar bu Sinta. Bu Niken hanya bisa tersenyum, mendengar penjelasan dari kedua rekannya itu. Bu Niken langsung menghampiri suaminya, tanpa memberikan bunga yang sudah disiapkannya sedari tadi. Bu Niken meletakkan bunga lily di meja dekat kasur pak Surya, dan pada saat meletakkan bunga tersebut, bu Niken bisa melihat sudah ada bunga lily di dekat pak Surya. Perasaan bu Niken campur aduk ketika melihat bunga tersebut.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 164 Times as ruby moon
Read
+Library
STARMOON

STARMOON

Belaya Bashnya, Moskwa Pancaran bulan malam ini sangat terang, menampilkan bentuknya yang tenang dengan bintang disekelilingnya, meski Brat Alan tertidur di kursi kayu, Adera masih terjaga dengan kain tebal menutupi wajahnya, biasa tak menutup tirai dikala tidur membuatnya menyamankan keadaan langit indah yang sangat sayang jika dilewatkan. Beranjak dari ranjang putih, kini Adera menyisir rambut coklat panjangnya dan memainkan rambutnya, seraya sepasang mata berbinar menatap bulan yang dikira merindukan matahari, kenapa bulan dan matahari tidak bisa Bersama, dan selalu saja bulan datang saat matahari tenggelam, karena kepercayaan kami warga Moskwa bahwa kebersamaan bulan dan matahari adalah
103.1K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as ruby moon
Read
+Library
Gagal Menjadi Bulanmu

Gagal Menjadi Bulanmu

Duar! Langit seakan terbelah, hujan deras mengguyur bagai air terjun, menghantam jalanan dan memercikkan genangan air. Sebuah Maybach hitam melaju kencang menembus hujan, bagai perahu kecil yang terombang-ambing di tengah lautan luas. Di dalam mobil, Arsen menatap ponselnya yang kembali menampilkan panggilan tak terjawab, dahinya berkerut dalam.
4.9K viewsCompletedAdded to Library 147 Times as ruby moon
Read
+Library
Nyonya Ketiga Keluarga Moonstone

Nyonya Ketiga Keluarga Moonstone

Tidak ada keluarga. Mobil melaju keluar kota. Tujuannya adalah sebuah vila lama milik Moonstone—tersembunyi di perbukitan, tenang, terlalu tenang. Bangunannya indah, tapi sunyinya menekan, seperti tempat yang sengaja diciptakan untuk membuat seseorang diam. “Mulai sekarang, Nyonya Rensca akan beristirahat di sini,” kata kepala pengawal. “Demi keselamatan Anda dan janin.”
102.3K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as ruby moon
Read
+Library
Sihir Cinta Sang Rembulan

Sihir Cinta Sang Rembulan

"Awan gelap dan petir, apa ini perbuatan raja ayahku?" Quesha mengenalinya, dia berharap kalau sang rembulan mau membantunya untuk pulang ke rumah. "Bangun Quesha!" Sang rembulan sudah turun ke bumi, hanya terlihat sebuah cahaya yang bersinar seperti rembulan, dan sekarang Quesha tengah berusaha mendekat. "Ada apa raja? Apa raja ingin menjemput anak kesayangannya ini? Aku tidak bisa naik ke kerajaan rembulan, tolong aku."
104.8K viewsCompletedAdded to Library 144 Times as ruby moon
Read
+Library
RIAN RAINA

RIAN RAINA

gumam Raina. ******************************
9.352.2K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as ruby moon
Read
+Library
Mate

Mate

“Oh, ini buah naga, Mas. Bukan strawberry.” “Lagian sama-sama pink.” jawabnya ngeles. “Mas, Mas. Tau nggak sih, Mas Wira itu kayak es krim.” ujarku sambil menjilat eskrimku. Mas Wira menaikkan sebelah alisnya. “Soalnya sama-sama dingin, tapi manis.” “Gombal?” tanya Mas Wira tanpa ekspresi. Aku auto nggak selera lagi menggoda Mas Wira. “Nggak. Tadi boong.” jawabku ketus.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as ruby moon
Read
+Library
Cahaya Mutiara

Cahaya Mutiara

"Tapi orang—" "Mutiara, kamu tadi itu bukannya kelihatan marah, tapi lucu." Jordan terkekeh kecil. "Lucu? Memangnya kamu pikir aku tadi itu lagi becanda?" Kini Rara berteriak kesal. "Nggak! Bukan begitu." "Kamu jangan pikir aku gak bisa marah!" emosi Rara. Jordan terlihat menahan senyumnya, "Nggak! Kamu cantik."
102.5K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as ruby moon
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status