Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SETELAH IBU PUNYA SUAMI BARU

SETELAH IBU PUNYA SUAMI BARU

Laki-laki yang dahulu sempat kubanggakan itu terdiam beberapa saat. "Maaf, Nak, Ayah memang memalukan. Ayah tinggal di emperan toko dan menjadi pengemis. Ayahmu ini ...," ujar Ayah yang menghela napas panjang, "sudah tidak memiliki apa-apa lagi. Bahkan rumah tua itu, kini sudah menjadi milik orang." Entah apa sebabnya Ayah kehilangan rumah itu, padahal rumah itu adalah satu-satunya rumah yang dimiliki sejak dulu. Aku tidak mau bertanya lebih banyak.
1010.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 292 Beses bilang rumah ayah
Read
+Library
Ini Uangku, Mas!

Ini Uangku, Mas!

Aku berdiri tak jauh dari ayah. "Sini duduk," ajak Ayah agar aku duduk di samping Ayah. Kulihat di tangan ayah ada beberapa lembaran kertas. Aku duduk di samping Ayah. "Ini bagusan yang mana?" Ayah menyodorkan kertas itu. Kulihat ada gambar disain rumah. Rumah impianku. Tidak terlalu besar tapi nyaman. "Ini apaan, Yah?" "Itu disain rumah yang akan dibangun, bagusan yang mana?"
1073.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.7K Beses bilang rumah ayah
Read
+Library
Gairah Paman Sahabatku

Gairah Paman Sahabatku

Dia mengusap pipi ku dengan punggung tangannya yang dingin. Aku menuruti kata-kata ayah. Rumah kami sangat sederhana, hanya berisi dua buah kamar tidur, satu kamar mandi dan dapur yang sempit. Rumah ini merupakan warisan orang tua ayah yang sudah lama meninggal. Kami bersyukur dengan pekerjaan ayah sebagai kuli bangunan yang lumayan cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membiayai sekolahku.
9.6206.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 4.1K Beses bilang rumah ayah
Read
+Library
Orderan Kue Untuk Hari Pertunangan Suamiku

Orderan Kue Untuk Hari Pertunangan Suamiku

rengekku. "Kalau Ibu bilang nggak ya nggak! Sudah sana main, Ibu mau pergi dulu, nih uang beli jajan yang banyak sana!" Selalu seperti itu lah yang Ibu katakan, dan selalu tega meninggalkan aku di rumah sendirian. Ayahku adalah seorang tukang bangunan yang setiap hari bekerja dari pagi hingga sore hari. Beliau orang yang sangat sabar dan juga tekun beribadah. Ayahku selalu mengalah kepada Ibu, dan beliau pun tak malu mengerjakan semua pekerjaan rumah, mulai dari memasak, mencuci dan bersih-bersih rumah di lakukannya sebelum berangkat kerja. Saat itu aku tak paham kenapa Ayah mau melakukan semuanya itu, sedangkan Ibu hanya ongkang-ongkang kaki saja di rumah.
10281.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 9.8K Beses bilang rumah ayah
Ipakita ang mga Review (56)
Read
+Library
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Yanti Keke
Ceritany bagus.... Thor... bikin extra part utk Rury dn Yudha donk....karen dn gus alif jg akhrny bgm, masa seorg "gus" zinah"....Karen prnh salh, tp dia kn dah taubat, hrsny jgn dbuat susah. Toh dia sdh trm hukumnny...
Basahin ang Lahat ng Review
Hidup Bersama Yang Tak Terduga!

Hidup Bersama Yang Tak Terduga!

Aku pergi menghampiri kamar ayahku, membuka pintunya sedikit lalu mengintip ayahku yang sedang terbaring lemah tanpa daya. Aku hanya berharap kalau ayahku tidak mendengar apa yang baru saja aku dan ibu tiriku bicarakan. Aku tidak ingin menambah beban pikiran padanya karena dia sudah cukup menderita dengan penyakitnya. Saat sedang memerhatikan ayahku, aku tiba-tiba teringat pada rumah yang kami tempati ini. Rumah yang memiliki tanah luas hingga terhubung ke dua jalan besar Kota Jakarta. Ibu tiriku selalu ingin menjual rumah dan tanah kami ini karena ada beberapa pengusaha yang sudah menawar untuk membeli, namun aku menolaknya.
1033.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 661 Beses bilang rumah ayah
Read
+Library
Dibuang Suami Pelit, Dinikahi Sang Pewaris

Dibuang Suami Pelit, Dinikahi Sang Pewaris

Setelah bersikeras memaksa Ayah untuk ikut bersama kami, akhirnya Ayah menyerah dan bersedia. Ayah menatap rumah ini dengan berlinang air mata. Rumah penuh kenangan bersama mendiang Ibu, aku dan Vita. Mungkin berat, aku paham. Namun, hanya ini satu-satunya bentuk baktiku pada Ayah. Membawanya pergi, dan akan aku rawat sebaik mungkin.
4.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 164 Beses bilang rumah ayah
Read
+Library
Rasa Dari Keremajaan

Rasa Dari Keremajaan

Selain biaya sekolah yang masih ditanggung oleh ibu dan ayah, rumah yang aku tinggali saat ini juga dibelikan oleh ayah. “Kebetulan teman ayah ingin menawarkan rumah dengan harga yang spesial! Hanya ini yang ayah bisa dapatkan untukmu, Raihan. Bersemangatlah!” katanya. Ayah bilang hanya sebatas ini yang bisa ia dapatkan, tapi rumah berukuran 54 meter persegi dengan gaya kontemporer seperti ini terlalu besar untukku sendiri. Selain terlalu besar, itu juga terlalu melelahkan untuk dibersihkan. Sepertinya aku mengetahui mengapa ibu selalu marah saat menyangkut soal kebersihan rumah. Maafkan aku ibu.
104.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 108 Beses bilang rumah ayah
Read
+Library
Bertahan dari Cacian Kakak Kandungku

Bertahan dari Cacian Kakak Kandungku

Aku dan Mas Adnan sontak tercengang dengan ucapan Ayah. "Ma-maksud Ayah gimana? Rumah? Rumah siapa?" Tanya Mas Adnan bingung. "Rumah ini, adalah rumah milik kalian berdua. Dan kalian akan tinggal di rumah kalian sendiri. Dan setelah kalian pindah kesini, kamu Adnan akan meneruskan usaha yang Ayah rintis sejak kecil. Semua ini untuk menebus rasa bersalah Ayah pada kamu selama ini," Beber Ayah menjelaskan, dan sontak saja aku dan Mas Adnan terkejut dengan semua ini.
106.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 213 Beses bilang rumah ayah
Read
+Library
ANAK KESAYANGAN IBUKU

ANAK KESAYANGAN IBUKU

panggilku pelan sembari melangkah mendekati beliau dengan membawa dua cangkir teh. "El benar-benar pandai memilih tempat tinggal, Nak!" ucap Ayah setelah aku turut menjatuhkan bobot di sebelah beliau. "Iya, Yah! Zahra saja sampai takjub dibuatnya. Tapi, Yah. Rumah ini mahal banget, uang Ayah hampir habis loh!" kelakarku sembari terkekeh kecil. "Kan, uang itu sudah Ayah berikan untuk kamu, Nak!" jawab beliau santai.
1025.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 746 Beses bilang rumah ayah
Read
+Library
Kawin Kontrak Dengan CEO Dingin

Kawin Kontrak Dengan CEO Dingin

“Tahu enggak, abang beliin satu unit rumah buat ulang tahun ibunya Anya.” “Waaaaw, setelah beliin Anya mobil … dia juga beliin rumah buat ibunya Anya? Kok pikirannya dewasa sekali ya? Padahal kalau Bunda perhatiin kadang abang jutek lho sama Anya.” Ayah tergelak mendengar ucapan istrinya.
1087.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.3K Beses bilang rumah ayah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status