KARMA PERSELINGKUHAN AYAH
Aku jadi takut kenapa-napa soalnya ayah lagi nyetir.
"Kok, Ayah enggak jawab si," kataku lagi pura-pura merajuk.
"I—iya, nanti kita ke showroom." Ayah tersenyum kaku sekali.
"Oh, iya, Ayah tahu enggak kalau orang tua Lusi, temanku itu pengusaha properti yang sukses, loh. Rumahnya banyak. Sekarang lagi garap perumahan baru itu loh, Yah, yang lagi buming yang ada patung kuda emasnya. Perumahan tadi yang jadi tempat tinggal mereka juga itu salah satu proyek Ayah Lusi. Rumah samping Lusi yang tadi kecil, tapi bagus banget itu juga rumah mereka, tapi dikontrakin." Mendengar celotehanku ayah banting setir ke kanan untung saja tidak banyak kendaraan.
Hot Chapters