Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Seuntai Janji

Seuntai Janji

Terutama bila jam pergi dan pulang kerja. Dahayu bingung ketika menyadari bila mobil mengarah ke Bekasi. Dia menoleh ke kanan dan menanyakan hal itu pada sang sopir, yang memimtanya untuk menunggu hingga mereka tiba di tempat tujuan. "Ini, rumah siapa?" tanya Dahayu, sesaat setelah mobil dihentikan Imran di depan pagar bercat hitam. "Rumah ibuku," jawab Imran. "Yang itu, rumah Mas Dihyan," lontar sembari menunjuk rumah dua lantai bercat gading di seberang.
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai rumah im
Baca
+Pustaka
Ini Uangku, Mas!

Ini Uangku, Mas!

jawab ibu mas Aga sinis. "Tentu dong aku ingat Ibu, Ibu kan Nenek kandung putriku," jawabku santai. "Hey, Mbak Mita, lihat nih, kami juga bisa tinggal di rumah gedek, gimana? Jangan terkejut ya karena kami juga mampu," tukas Ima membangga. "Ooh, bagus itu, aku senang melihat kemajuan ini," jawabku tetap ramah.
1073.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai rumah im
Baca
+Pustaka
Kupinang Mantan Istriku

Kupinang Mantan Istriku

"Baju-baju Ammar dimana, Mi?" "Semua sudah siap di sana. Yuk, Umi antar." Mereka akan tinggal di rumah kecil yang hanya memiliki satu kamar dengan ukuran kecil, cukup untuk satu kasur. Meski dilengkapi dengan kamar mandi di dalam, namun lemari pakaian hanya bisa diletakkan di ruang tengah sekaligus menjadi ruang makan. Dapur berada di bagian belakang. Tak ada kamar mandi lain selain di kamar.
1044.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai rumah im
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Ziza Ziz S
asikk cerita nya.. permulaan nya bikin kesel ama watak umi + abi + pameran utama..masing² selfish kasihan ayudia.. byk pengajaran yg bisa jd dukungan dlm cerita ini... sesungguhnya Allah SWT tidak akan membebankan hambanya sesuai dengan kudratnya sendiri....
Ainun Putri
sudah ada beberapa novel kubaca, alur ceritanya sama. hanya saja, para author nya mengemas kisahnya dengan alur sedikit berbeda-beda. Di mana suami istri berpisah dan si istri nikah lagi kemudian suami keduanya meninggal lalu kembali rujuk dengan suami pertama. menurutku ceritanya bagus.
Baca Semua Ulasan
Istri Imutku

Istri Imutku

“Makasih, Den. Aden mah emang baik banget dari semenjak Mbok kenal Anden.” “Ah si Mbok bisa aja. Oh ya, Mbok sama Mbak Nunik kapan berangkat?” “Besok siang, Den.” Kevin langsung terdiam. “Besok siang?” katanya. Mbok Inem mengangguk. Artinya tinggal satu asisten rumah tangga di rumah tersebut dan tentu saja rumah sebesar itu di urus oleh satu orang tidak akan bisa. “Mbak Rahmi belum pulang dari rumah orang tuanya, Den. Bapaknya lagi sakit, jadi yang di rumah tinggal Husni.” Si mbok menjawab. Kevin menghela nafas.
9.7217.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai rumah im
Baca
+Pustaka
ISTRI SIRI TENTARA  ALIM

ISTRI SIRI TENTARA ALIM

Setelah fitting selesai dan beberapa catatan diambil, mereka pamit pulang. Namun, bukannya langsung ke rumah, Damar membelokkan mobilnya ke arah lain. "Kita ke mana?" tanya Mira. "Aku mau tunjukkan rumah yang akan kita tinggali nanti," jawab Damar santai. "Aku capek, Dam. Bisa lain kali saja?" "Sebentar saja, aku janji." Rumah itu berada di kompleks perumahan yang tenang. Bangunannya tipe empat puluh lima, sederhana tapi nyaman.
1046.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai rumah im
Baca
+Pustaka
RUMAH BARU MANTAN ISTRIKU

RUMAH BARU MANTAN ISTRIKU

RUMAH BARU MANTAN ISTRIKU 49. ** Siska bergegas meninggalkan Villa itu. Dia sudah membawa kunci mobil Irman. Siska segera menaiki mobil itu dan mengendarainya keluar dari Villa tersebut. Irman sama sekali nggak sadar kalau mobilnya dibawa Siska. Ketika suara mobil itu terdengar di sana lah Irman benar-benar kaget kalau mobilnya sudah dibawa Siska.
1054.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai rumah im
Baca
+Pustaka
WANITA LAIN DI RUMAHKU

WANITA LAIN DI RUMAHKU

Matanya membelalak, mulutnya sedikit ternganga saat membaca deretan angka dan spesifikasi unit apartemen yang tertera. The Emerald Terrace. Sebuah hunian vertikal kelas atas yang selama ini hanya bisa ia bayangkan melalui brosur-brosur di pameran properti. "Ini ... beneran buat aku, Mbak?" suara Dewi terdengar parau, seolah-olah ia sedang bermimpi dan takut terbangun. Arini mengangguk dengan ekspresi yang sangat tenang, meski di dalam hatinya ia merasakan kepuasan yang dingin melihat betapa mudahnya umpan itu disambar.
4.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai rumah im
Baca
+Pustaka
Dimanja Suami Kontrakku

Dimanja Suami Kontrakku

balas Anita defensif. “Fair,” Rex mengangguk. Pandangan Rex berhenti di depan sebuah rumah dengan papan bertuliskan Dijual / Disewakan. Rumah mungil, modern minimalis, dua lantai Jendela besar, teras kecil, tapi halaman samping dan belakangnya tampak luas. Rumah baru dan sepertinya belum dihuni karena masih tampak kosong bahkan belum ada gordennya, biasanya orang membeli untuk investasi.
1042.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 928 kali sebagai rumah im
Baca
+Pustaka
Terjebak Dendam dan Gairah

Terjebak Dendam dan Gairah

"Ini rumah siapa, Abi?" "Rumah kita, Sayang," jawab Abimanyu, mematikan mesin. "Aku membelinya beberapa bulan lalu, saat aku memutuskan bahwa aku tidak akan pernah meninggalkan Australia sampai kamu bersamaku." Aurelia menoleh, menatap Abimanyu dengan mata berkaca-kaca. "Kamu melakukan ini... untuk kita?" "Tentu saja. Apartemen itu hanya tempat singgah. Ini adalah rumah. Tempat kamu bisa merasa aman dan menjadi dirimu sendiri, tanpa tersembunyi," kata Abimanyu. "Ayo. Ada yang menunggumu."
1034.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai rumah im
Baca
+Pustaka
Hajatan di Rumah Ibu

Hajatan di Rumah Ibu

"Tah, kok masih dekil aja?" Suara Bu Marni memecah keheningan pagi ini, menyelinap masuk ke telingaku tanpa permisi. Aku baru saja selesai menyapu halaman depan rumah, berniat merapikan tempat yang akan kujadikan kedai kecil. Tapi, seperti biasa, kata-kata pedas Bu Marni lebih cepat datang daripada niat baik orang lain.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai rumah im
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status