Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rumah nomer Tujuh

Rumah nomer Tujuh

--- Kini jelas bagi Zaki dan Tiara: Raka dan Anggi sama-sama jadi bagian dari rumah nomor tujuh. Dan rumah itu tidak akan berhenti sampai mereka berdua ikut kembali. Zaki mencoba mencari jawaban dengan cara rasional. Ia mendatangi seorang paranormal yang terkenal di kotanya, berharap ada jalan keluar. Pria tua itu mendengar ceritanya, kemudian hanya berkata pelan, > “Rumah itu bukan sekadar tempat. Itu penjara. Begitu kau masuk, kau meninggalkan sebagian dirimu di sana. Dan rumah itu akan menagih sisanya… cepat atau lambat.”
10846 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as rumah im
Read
+Library
TEMAN SEKAMAR

TEMAN SEKAMAR

Sang istri malah sudah menderita gangguan pendengaran akut sementara suaminya hobi berkebun tanaman bunga dalam pot. Sementara lantai 2-nya disewakan kepada orang luar. Walaupun sudah tua, tapi struktur bangunannya sangat kokoh dan terawat baik. Langit-langitnya tinggi sehingga udara luar dapat mengalir keluar masuk secara leluasa. Belum lagi ruangannya sangat luas dengan 2 kamar tidur yang berukuran cukup besar. Ditambah pengaturan interior yang serba terbuka dan lapang sehingga Agnes bisa leluasa untuk mengatur ruang makan dan tamunya. Akan tetapi yang membuat Agnes jatuh hati pada apartemen ini adalah pemandangan Kota Mina yang terhampar luas dari ketinggian dan Agnes juga bisa melihat pe
9.88.8K viewsOngoingAdded to Library 245 Times as rumah im
Read
+Library
Rahasia di Kamar Pengantin

Rahasia di Kamar Pengantin

Berulang kali aku merapal do’a agar kami tiba di rumah dalam keadaan selamat. Tidak sabar ingin kutunjukkan pada istri cantikku itu bagaimana rumah yang sudah kulunasi dalam jangka waktu lima tahun. Meski baru tipe 80 dengan tiga kamar, tapi sudah cukup luas untukku dan keluarga kecil nantinya. “Semoga kamu suka, Ismi?” lirihku saat kami tiba di depan rumah.
9.56.6K viewsCompletedAdded to Library 165 Times as rumah im
Read
+Library
Suami yang kukira cupu ternyata suhu.

Suami yang kukira cupu ternyata suhu.

Sungguh ironi keadaan negeri ini sekarang, semua hal bisa dipermudah dengan lembaran rupiah. “Apa maksud dari pesan kemarin? Apa ia sengaja mempermainkan aku?” gumamku seorang diri di depan sebuah rumah milimalis dengan ukuran type 120 yang terdiri dua lantai dengan gaya eropa. Rumah itu tampak kosong dsn tertutup rapat seperti tak berpenghuni, tapi jika aku teliti lagi dari balik kemudi mobil ini rumah itu sangat terawat untuk ukuran rumah tak ada penghuninya.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as rumah im
Read
+Library
Rumah Ramaria

Rumah Ramaria

Kami mendaftarkan lagi barang-barang apa saja yang sekiranya harus dibeli lagi karena kurang, sebelum seorang wanita paruh baya lewat di depan rumah kami dan menyapa. “Selamat sore, Mas dan Mba pasutri yang akan tinggal di sini ya? Perkenalkan, saya Rukmi, panggil sama Bu Rukmi. Tinggal di rumah sebelah sana.” Ia menunjuk rumah bergenting warna hijau yang di pekarangannya banyak tanaman. “Selamat sore, Bu. Kami belum menikah, tapi ya segera. Saya Rama, ini Maria.” Aku menyalami Bu Rukmi, Maria juga.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 166 Times as rumah im
Read
+Library
Takdir Yang Membawamu

Takdir Yang Membawamu

ia merasa kagum karena baru pertama kali ini ia melihat deretan rumah semewah dan sebagus ini. Mobil Alphard berwarna putih itu kemudian mengambil jalur kedua pada sebuah bundaran taman yang merupakan salah satu fasilitas yang ada di perumahan tersebut. Setelahnya mobil pun berhenti di depan salah satu rumah mewah yang ukurannya jauh lebih besar dibandingkan rumah-rumah yang lainnya. Itu mungkin karena rumah tersebut terletak di bagian ujung jalan, pemilik rumah dapat membuat bangunan itu menjadi lebih luas. "Loh, Kita istirahat di rumah mewah ini?" tanya Bu Imah dengan wajah polos.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as rumah im
Read
+Library
Istri Yang Tak Dirindukan

Istri Yang Tak Dirindukan

Ustaz Iman mempersilahkan kami untuk masuk ke dalam rumah. Kami mengikuti jejak langkahnya. Menginjakan kaki di rumah panggung itu. Sebuah hunian yang mirip dengan rumah gadang. Sederhana, tetapi sangat nyaman untuk ditinggali. "Mari masuk semuanya! Kita duduk sambil mengobrol sebentar. Barangkali kalian haus ingin minum segelas teh." Ustaz Iman membuka pintu kayu.
9.4121.3K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as rumah im
Read
+Library
Atasanku, Suami Keduaku

Atasanku, Suami Keduaku

kata Indah, lagi-lagi melirik jam dinding. “Maaf, Indah. Karena Indah buru-buru Om mau tanya soal rumah ini. Karena Om dengar Indah sekarang bisa dibilang lebih dari cukup dan pasti jarang kembali ke Bandung, bagaimana kalau rumah ini ditempati Tante Eli? Jangan libatkan Lina yang bukan siapa-siapa,” ujar Imran memberi peringatan.
9.9358.2K viewsCompletedAdded to Library 13.3K Times as rumah im
Show Reviews (189)
Read
+Library
juskelapa
Hai, pembaca. Kita sudah sampai di bab 280. Sekarang kita memasuki penghujung cerita Arsya-Indah. Terus dinantikan ya. Doakan setelah cerita ini selesai juskelapa menulis cerita baru sesuai rencana. Terima kasih untuk dukungan dan doanya selama ini.
Uswatunhasanah
isinya sangat mengharukan,rangkaian kata perkalimatnya mudah dimengerti .mudh dicermati,bahasanya ringan ,alurcerita membuat ketagihan dengan klanjutannya.dan yg oasti tidak mudah ditebak isi dan endingnya..
Read All Reviews
Karena Utang, Dinikahi Sultan

Karena Utang, Dinikahi Sultan

*** Mobil berhenti di depan sebuah rumah mungil dengan taman kecil di sisi kanan, pagar putih yang masih mengkilap, dan pot-pot bunga berwarna pastel berjejer rapi di sepanjang teras. Amara menatap keluar jendela mobil dengan mata membulat. “Ini rumahnya?” tanyanya pada Arga. Arga mengangguk. “Iya. Masih satu komplek sama rumah kita. Cuma beda dua blok.” Bayu yang sudah lebih dulu tiba bersama Ima dan Ibu Sumiati segera menghampiri mobil Arga. Ima membantu membuka pintu dan menyambut Amara serta Rembulan yang tertidur dalam dekapan sang mama.
8.269.9K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as rumah im
Read
+Library
Kejutan Anniversary

Kejutan Anniversary

Alya mendekat untuk membantu lagi. Dua jam mereka di sana, ternyata Imran benar-benar harus melepaskan rumah itu. Meskipun tidak sebesar rumah milik adiknya, tetapi memori silam tak akan pernah hilang. "Kita pulang!" pinta Imran tanpa menatap. Ia masih sesekali menatap rumah itu sambil berjalan. Sampai di dekat mobil, lelaki itu baru ingat kalau sebenarnya ada urusan dengan pak RT di tempat. "Al, kamu tunggu sebentar, ya! Aku mau ke rumah pak RT dulu."
1083.8K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as rumah im
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status