Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ya, Sayang?

Ya, Sayang?

"Rumah kamu yang mana?" ["Rumah saya yang berpagar putih banyak tanaman merambat. Cari saja rumah yang paling banyak tanaman di depan rumahnya. Nomor dua ratus empat. Itu rumah saya, pintu rumah saya terbuka lebar, ada jemuran selimut bermotif bunga warna-warni dan saya sedang duduk di kursi teras depan rumah. Rumah saya yang paling kecil di antara rumah yang lainnya."]
11.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai rumah pagar putih
Baca
+Pustaka
Rumah yang Semu

Rumah yang Semu

Kompleks perumahan yang setahu Diana cukup elit di Semarang. Diana berhenti di depan rumah dengan pagar hitam yang menjulang tinggi. “Mba Novia, aku udah di depan rumah Bukitsari Raya IV Nomor 56 ya” Diana menelepon dari dalam mobil. “Masuk dulu ya Di, Mama belum selesai. Bentar aku bukain pintu” jawab Mba Novia dari ujung telephone. Ketika Diana melewati pagar, tak henti Diana kagum dengan rumah dua lantai bercat putih dengan pilar – pilar di depannya. ‘Ini mah istana, bukan rumah’ gumamnya.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai rumah pagar putih
Baca
+Pustaka
SUAMI YANG DIHINA KELUARGAKU

SUAMI YANG DIHINA KELUARGAKU

“Mulai malam ini, kamu tidur di teras. Aku siapkan tikar dan kopi. Kalau ada suara aneh, atau orang mendekat pagar, langsung bangunkan aku.” “Siaap, Mas.” Pagar itu kini berdiri kokoh. Tingginya hampir dua meter, mengelilingi rumah Yitno dari depan hingga ke belakang. Besi-besi hollow berdiri tegak, dicat abu-abu gelap. Di bagian depan, pintu pagar dilengkapi gembok besar dan rantai pengaman. Dari luar, rumah itu tampak seperti benteng kecil yang tertutup rapat—berbeda sekali dari rumah-rumah lain di dusun itu yang terbuka dan ramah pada siapa pun yang melintas.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai rumah pagar putih
Baca
+Pustaka
Kekasih Suamiku

Kekasih Suamiku

Jihan menarik napas panjang saat pagar rumah mereka mulai terlihat. Pagar berwarna putih tulang dengan aksen garis emas itu menutupi bangunan di dalamnya. Rumah mereka hanya satu lantai. Jihan yang meminta saat awal dibangun dulu. Dia merasa lebih nyaman karena aktivitas hanya terpusat di satu lantai.
1037.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai rumah pagar putih
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Ayah Billionaire Muridku

Terjerat Pesona Ayah Billionaire Muridku

ucap pria besar berkulit gelap dan berkumis tebal itu dengan ramah. Pagar besar itupun terbuka sebelah. Sarah masuk perlahan dan menahan napas begitu melihat rumah yang ada di hadapannya. 'Ini rumah atau istana?' batin Sarah memandang rumah megah berwarna putih dengan sedikit aksen hitam di beberapa tempat. "Silakan lewat sebelah sini Nona," ajak penjaga pagar tadi. Sarah segera mengikuti pria itu.
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 438 kali sebagai rumah pagar putih
Baca
+Pustaka
Adiptara Family's

Adiptara Family's

Nyaris semua bagian rumah itu dicat berwarna putih, kecuali pintunya yang berwarna hitam, dan gentengnya sewarna aspal jalan. Beberapa tanaman hias menghiasi tamannya. Lalu pagar kayu yang berwarna senada dirambati tanaman rambat. Kesannya sungguh sederhana namun asri. Ditambah berada di padang rumput. Sangat tenang, sebab dialah satu-satunya bangunan di tempat itu.
9.922.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 796 kali sebagai rumah pagar putih
Baca
+Pustaka
Simpanan!

Simpanan!

Entah kenapa aku juga naksir memiliki satu unit hunian di sini. Setelah melaju cukup jauh. Akhirnya aku berhenti di depan sebuah rumah bercat putih. Bukan karena rumah cat putih itu yang jadi fokusku. Tapi dua rumah yang sudah aku lewati, rumah yang bercat warna hijau. Mataku menangkap keberadaan mobil putih yang tersembunyi di balik pagar.
1032.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 735 kali sebagai rumah pagar putih
Baca
+Pustaka
Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

Di dapur yang terlihat klasik itu terdapat pintu berwarna putih yang terbuat dari kayu. Gadis cantik itu mengintip ke luar. Di luar terdapat sebuah kolam renang kosong yang sepertinya sudah bertahun-tahun tidak dipakai. Ada juga sebuah lahan luas yang mungkin cocok untuk acara kumpul keluarga. Halaman belakang yang sangat luas itu dibatasi oleh pagar kayu yang tidak begitu tinggi. Di balik pagar ada banyak pepohonan. Memang sedikit menyeramkan, tapi satu kata untuk menggambarkan rumah itu adalah sempurna.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai rumah pagar putih
Baca
+Pustaka
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

sahut Marwa. "Ah, sudahlah. Lupakan saja!" Mereka kemudian ke luar dari dalam mobil. "Kamu sudah yakin akan mengontrak rumah ini untuk mereka?" tanya William memerhatikan rumah bercat putih dengan pagar besi hitam menjulang di hadapan mereka.
5.713.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai rumah pagar putih
Baca
+Pustaka
DARI SEKRETARIS JADI PEWARIS

DARI SEKRETARIS JADI PEWARIS

Rumah besar dan mewah dihadapannya membuat Adrina terpaku sejenak. Bangunan bernuansa putih dengan pagar balkon warna hitam, halaman yang dipenuhi rumput hijau premium, pot-pot bunga berjejer dan masing-masing dengan jenis yang berbeda. Kemudian lampu-lampu berwarna gold yang menggangung besar di atas balkon itu seolah menjadi icon betapa mewahnya rumah ini.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai rumah pagar putih
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status