Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gara-gara Uang Arisan Mertua

Gara-gara Uang Arisan Mertua

Peralatan tempur di rumah Adi cukup lengkap, karena kami bertiga sering menikmatinya di rumah Adi, di kamar bagian belakang, yang aman dari segala serangan tiba-tiba. Barang penghilang rasa stres dan penyejuk jiwa itu dibeli oleh Satria, teman paling royal di antara kami, secara Satria mempunyai usaha perentalan mulai dari mini bus, pick up, becak motor, dan beberapa usaha kecil lainnya.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai rumah perjala
Baca
+Pustaka
To Be His Bride (Season 1)

To Be His Bride (Season 1)

Tak lama wanita lanjut usia itu menawarkan Ajeng untuk beristirahat. Ajeng memilih untuk istirahat di rumah belakang. Rumah belakang adalah satu bangunan rumah yang berada terpisah dari bangunan utama yang saat ini Oma Gisna dan Opa Lucas tempati. Itu adalah rumah sederhana, setengah permanen yang dibuat dari kayu dan memiliki dua kamar. Di dalamnya juga sudah dilengkapi dengan kamar mandi, dapur, ruang keluarga kecil dan halaman sederhana dengan tumbuhan hijau yang menentramkan suasana.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai rumah perjala
Baca
+Pustaka
Papaku Masih Perjaka

Papaku Masih Perjaka

Gadis itu berpikir sampai kambing bisa terbang pun dia tidak akan bisa menyekolahkan anaknya di sana. “Ampun deh Sab, kamu kayak mau pergi wajib militer aja. Kayak drama yang ibu tonton streaming kemarin, mana akhirnya ditembak sama temannya dan dikubur hidup-hidup,” ucap Mirna sambil membuka gerbang rumah dan mengeluarkan papan bertuliskan ‘cucian buka’. Halaman rumah mereka memang sangat besar, maka dari itu Mirna dan almarhum suaminya memilih membuka bisnis cucian mobil, terlebih rumah itu berada di pinggir jalan raya dan dekat pasar.
1037.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai rumah perjala
Baca
+Pustaka
Pendekar Kembara Semesta Seri 2

Pendekar Kembara Semesta Seri 2

Ada yang pernah jadi pencuri, ada yang pernah jadi perampok, ada nada pula pelarian dari sebuah wilayah kerajaan karena pernah melakukan suatu kejahatan. Di Pulau Sapit Yuyu terdapat enam rumah kayu ukuran besar. Satu rumah berada di pinggir pantai barat berukuran besar, berperabotan mewah, dan bangunannya terlihat megah. Bangunan ini dihuni dua orang, yaitu Ponggewiso dan Lasih Manari. Mereka berdua melakukan segala kegiatan mereka di rumah yang paling mewah dibandingkan lainnya.
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai rumah perjala
Baca
+Pustaka
JODOH DEPAN RUMAH

JODOH DEPAN RUMAH

Bab 3 Aparteme "Lalu apa rencana kalian setelah ini?" tanya papa Nau "Biar kami jalani saja dulu, Pa. Kami perlu waktu untuk adaptasi. Bagas juga berencana untuk membawa Naura untuk tinggal di apartemen. Kami ingin belajar mandiri. Lagian, jarak apartemen dengan kantor dan kampus Naura kan tidak terlalu ja "Kamu yakin mau tinggal di apartemen? Apa tidak sebaiknya tinggal sama Mama Papa dulu? Naura itu masih manja banget lho," ujar Mama Na
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai rumah perjala
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

tanya Jimat. “Iya,” sahut Misa. Rumah itu berdinding kayu tua, bentuknya seperti rumah joglo, tinggi menjulang. “Keren sekali, ini hampir sama dengan Keraton Jogja,” ujar Jimat mengungkapkan kekagumannya. “Jauhlah!” Aurel tidak setuju.
8.910.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 379 kali sebagai rumah perjala
Baca
+Pustaka
Behind The Entertainment

Behind The Entertainment

Dua jam perjalanan, kuhabiskan untuk memikirkan strategi untuk bertahan hidup di Jakarta, aku sudah seperti Saladin –Pahlawan islam di perang salib– yang mampu menyusun strategi dengan cemerlang dalam waktu singkat, meskipun tidak ada musuh yang akan melawanku. Sampai di depan rumah yang akan menjadi “tempat tinggalku” selama di Jakarta. Rumah yang lebih mirip kontrakan perkamar, kulihat dari depan masing-masing kamar, tergantung jemuran basah yang beraneka ragam, mulai dari baju, celana, hingga pakaian dalam wanita. “Apa aku bisa bertahan di tempat seperti ini?”
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai rumah perjala
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

“Gerha kalian yang jadi pembatas cowok cewek.” Total dua belas Gerha, dan semua Gerha punya interior kelewat menarik—kecuali aku. Maksudku, Gerha Reila punya nuansa misterius, tetapi juga cerah. Dia punya interior rumah paling normal dan familier dari semua yang ada. Sedikit mirip dengan asrama darah biru—punya beranda, dan kursi goyang—tetapi di sisi rumah, terdapat kolam kecil yang punya pancuran air, sehingga nuansa yang terasa tampak begitu tenang, damai, dan tenteram. Dan itu, sungguh, berbanding terbalik, dengan, Gerha, milikku. Gerha milikku seperti berbau lembap, usang, dan kuno. Tidak ada cahaya, seperti sudah didiami ribuan hantu. Aku iri dengan Gerha milik Jesse—dia punya konsep y
1019.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 466 kali sebagai rumah perjala
Baca
+Pustaka
Kontrak 2M Sang Mantan

Kontrak 2M Sang Mantan

Ia memilih tidak bertanya lebih jauh dan memejamkan mata. Setelah hampir sejam perjalanan, akhirnya mereka tiba di rumah. Zira turun dan memandangi rumah dua lantai di dalam komplek perumahan yang cukup elite. "Bagus juga pilihanmu," ucapnya memuji dengan wajah bangga. Masuk ke dalam rumah, Zira terpukau oleh design interior yang sangat sesuai dengan keinginannya. Genji menjelaskan singkat tentang kondisi rumah sambil membawakan koper sang kakak ke dalam kamar.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai rumah perjala
Baca
+Pustaka
Jelajah Jelita

Jelajah Jelita

Memang benar Jelita kelepasan dalam berekspresi, tetapi respon yang Jelita terima seolah membuatnya seperti mahasiswa baru yang sedang digojlok oleh seniornya. Jelita celingukan dari dalam mobil. Sudah lima belas menit lebih Rama turun dari mobilnya dan meninggalkannya seorang diri di dalam mobil. Dari dalam mobil, Jelita mencoba memperhatikan sekitar. Ternyata mobil itu berhenti di depan bangunan tua yang cukup terawat dan bertingkat dua, tampak seperti asrama eksklusif dan di depannya terpampang tulisan ‘Mess Lembaga Mitra Air Bersih Nasional’. Lalu Jelita melirik ke bangunan di sebelah bangunan mess itu. Tampak bangunan lain yang didesain cukup modern untuk standar sebuah desa, dengan pen
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai rumah perjala
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status