Tukang Pijat Tampan
Akhirnya, mobil berhenti di depan sebuah rumah tua yang indah, rumah bergaya kolonial Belanda dengan cat putih yang sedikit pudar oleh waktu, atap genteng merah yang tinggi, jendela-jendela kayu besar dengan daun pintu ganda, dan taman depan yang dipenuhi pohon mangga tua, pohon jambu air, dan berbagai tanaman hias yang terawat dengan baik meski sederhana.
Rumah ini milik Nenek Delima; neneknya Larasati yang sudah berusia tujuh puluh delapan tahun, janda dari seorang pengusaha sukses yang meninggal dua puluh tahun lalu, dan satu-satunya keluarga yang benar-benar dekat secara emosional dengan Larasati.