Hasrat dalam Gelapnya Bioskop
Hembusan napas panas perlahan menyelinap masuk, rok miniku sama sekali tidak mampu menahan rasa panas yang perlahan membangkitkan gairahku.
Ototnya begitu kokoh, benar-benar seperti besi yang baru saja dipanaskan, keras dan panas.
Tanpa sadar, aku sedikit mengangkat pinggul ke belakang, yang membuat tubuhku makin menempel pada pria itu dan menimbulkan sedikit gesekan.
Sensasi ini tidak membuatku terasa tidak nyaman, justru membuatku makin terlena.
"Posisi kita sekarang agak aneh, ya!" Suara pria itu terdengar di saat yang tidak tepat dan langsung menghancurkan pertahanan mentalku yang sudah rapuh.