Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RATU VELENDOR

RATU VELENDOR

Thalassa tidak mengangkat kepalanya juga dia bahkan tidak mendengar suara seseorang dari luar pintu. Tetapi di sini selain Ezra Asher ada Abel Seth yang mengenal, Ratu dengan baik dan seberapa kuatnya Ratunya: 'Sedikit memalukan mengatakan, bahwa kami bahkan tidak memiliki kekuatan untuk melawan Yang Mulia Ratu tetapi tugas kami adalah menjaganya!'
105.5K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as sabda pandita ratu
Read
+Library
Ratu barbarku

Ratu barbarku

"Kau mau apa? Emas? Uang? Tanah? Sertifikat rumah? Atau apa?" Masih tetap tidak ada jawaban. Benar-benar perampok yang susah di tebak seperti suasana hati wanita. "Aish. Kau tidak perlu sungkan. Aku adalah Ratu di kerajaan ini. Aku bisa memberimu apa saja." "Jadi, mari kita bicarakan tentang ini dan tolong lepaskan pedangmu." "Jujur saja, aku sedikit jijik melihat pedangmu yang jelek." Ucapku dengan tawa yang aku paksakan.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as sabda pandita ratu
Read
+Library
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Senja menuliskan kabanti di cakrawala: "Ratu telah kembali, bukan untuk duduk di singgasana, tapi untuk menanam pohon di setiap hati yang masih mau mendengar."
3.2K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as sabda pandita ratu
Read
+Library
Pembalasan Sang Ratu

Pembalasan Sang Ratu

"Salah mereka sendiri belum membayar pajak padaku. Biarkan saja, jika ada kaum Jaat yang mencoba menerobos perbatasan, bunuh saja." "Tapi Yang mulia ...," "Tidak ada tapi, lakukan saja apa yang kukatakan, lagi pula, mereka tidak akan bisa melawan, kok." Eleanor tertawa bengis. Membuat anak buahnya merinding. "B-baik, yang mulia," sahut sang bawahan sebelum undur diri dari ruangan Eleanor. -000- Eleanor menatap monitor raksasa yang berada di ruangan wanita itu, sesekali, sang Ratu tersenyum melihat kegiatan warga negaranya.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as sabda pandita ratu
Read
+Library
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

"Baginda, keinginan Isvara sudah di luar nalar dan mencoreng martabat Anda. Bagaimana mungkin seorang calon ratu menyentuh mayat yang najis?" Sebelum Isvara menjawab, perdebatan itu terputus oleh kemunculan Dhyaka Praba, abdi setia yang telah mendampingi Baginda Raja. Ia membungkuk dalam, wajahnya yang keriput menampakkan kesetiaan mutlak. "Ampun, Baginda Yang Mulia. Di depan Paviliun Padma, Pendeta Samudra memohon izin untuk menghadap," lapor Dhyaka Praba.
1014.0K viewsCompletedAdded to Library 280 Times as sabda pandita ratu
Read
+Library
Ratu Tak Akan Jadi Babu

Ratu Tak Akan Jadi Babu

Tapi alangkah terkejutnya Pandi saat ia membuka pintu dan yang muncul adalah Ratih Istrinya. "Sedang apa kamu disini Mas, bukannya kamu bilang kamu keluar kota?" Ratih mencoba masuk namun Pandi berusaha menghentikannya, dan disaat yang bersamaan Ajeng datang. "Sayang siapa?" Perkataannya terhenti saat melihat Ratih sahabatnya sedang memergokinya sedang bersama dengan Pandi, dan saat ini Ajeng hanya menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut.
1015.0K viewsOngoingAdded to Library 435 Times as sabda pandita ratu
Read
+Library
Darah dan Takdir

Darah dan Takdir

Kini, ia adalah Ratu Tirta Mandala, pemimpin yang akan membawa kerajaannya ke arah yang lebih baik—atau setidaknya, ia berharap bisa melakukannya. Seorang pendeta tua melangkah maju, tangannya yang keriput menggenggam gulungan perkamen yang berisi sumpah kebangsawanan. Dengan suara yang berwibawa, ia membacakan kata-kata sakral yang telah diwariskan turun-temurun. “Dengan ini, kami menobatkan Saraswati, pewaris sejati darah kerajaan, sebagai Ratu Tirta Mandala. Semoga kebijaksanaannya menerangi jalan rakyatnya, dan semoga keberaniannya menjadi perisai bagi tanah ini.”
1.2K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as sabda pandita ratu
Read
+Library
Cundhamani (Panah Api)

Cundhamani (Panah Api)

ucap Senopati Sakuntala. “Diam lah, Sakuntala. Bukan kah sudah aku katakan aku tak suka dengan lelaki yang terlalu banyak bicara?” hardik Prabu Ranajaya. “Sudah benar aku tak mengangkatmu menjadi Patih!”
1098.4K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as sabda pandita ratu
Read
+Library
KESEMPATAN KEDUA SANG RATU YANG TERBUANG

KESEMPATAN KEDUA SANG RATU YANG TERBUANG

"Ya, Sayang! Aku sudah bangun! Sebentar lagi aku turun!" "Bagus!" jawabnya dari bawah. "Jangan terlalu lama, Ratu-ku! Kita tidak boleh terlambat di acara kita sendiri. Aku sudah menyuruh Bi Inah menyiapkan sarapan favoritmu." Ratu-ku. Panggilan sayang itu kini terdengar seperti hinaan yang paling kejam. Perutku terasa mual. Aku menekan dada, mencoba menahan gelombang kebencian yang meluap-luap.
10588 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as sabda pandita ratu
Read
+Library
Ketika Babu Jadi Ratu

Ketika Babu Jadi Ratu

Ia benar-benar kecewa dengan berita yang baru saja didengarnya. “Rista, kamu dengar sendiri kan, apa yang diucapkan oleh dokter tadi? Savina itu mandul dan Firman harus tahu. Jangan sampai seumur hidupnya hanya dihabiskan untuk wanita tak berguna sepertinya!” Bu Leni berbicara dengan nada penuh penekanan. Ada rasa kecewa yang tengah menyelimuti hatinya.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as sabda pandita ratu
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status