MY TOXIC Husband
Pesan itu berbunyi, "Thanks sayangku, sudah belikan Mamiu sotonya. I love you so much Papiu."
Sebuah kalimat sederhana yang menusuk hati Quensa lebih dalam daripada ribuan pisau tajam. Dada perempuan itu sesak, namun ia berjuang menahan air mata yang sudah hampir meluap.
Dengan langkah gontai, ia tersungkur di sudut dapur, meringkuk dalam keheningan, membiarkan tangis tak bersuara meleleh di balik sunyi malam. Rasanya ingin menyerah, membiarkan gelap menyelimuti seluruh luka yang tak kunjung sembuh.
Bab Populer