Mantanku Kembali
Suara detak jantungnya, yang terdengar tenang dan teratur, mengalun menemani napasku.
Akhirnya, aku mulai merasa mengantuk, dan dengan kehadiran Adrian yang menenangkan, aku terlelap dalam tidur yang damai.
Malam itu, suasana di rumah tampak tenang. Namun, tiba-tiba, perutku terasa sangat sakit, seolah ada yang melilit di dalamnya.
“Aduh, tolong! Tolong!” teriakku, tidak mampu menahan rasa nyeri yang semakin parah.
Capítulos Populares