Samaran Terakhir
[Penutup Bab – Fragmen yang Menyatu]
Di langit tanpa garis batas, satu kalimat perlahan ditulis ulang,
bukan oleh pena narator,
melainkan oleh mereka yang pernah ditinggal:
“Cerita yang pernah kehilangan suara, kini berbicara dengan dirinya sendiri.”
Dan di tengah semuanya, terdengar bisikan terakhir dari narator yang pernah menangis:
"Akhir bukan selalu tentang penutupan... kadang ia adalah pintu untuk memulai suara-suara yang lain."