Rayuan Maut Para Tetanggaku
"Terima kasih, Bima. Kamu benar-benar sudah menjaga nama baik Wiraatmadja dan Adrian sekaligus. Ibu bangga sekali sama kamu."
Aku tersenyum tipis. "Bima cuma ngelakuin apa yang harus Bima lakuin, Bu. Sekarang, Bima cuma mau fokus sama pertunangan dan pernikahan Bima nanti."
Namun, di tengah kedamaian itu, Riko memberikan sebuah amplop kecil yang ditemukan di saku jas Paman Hendra. Di dalamnya ada sebuah peta kuno yang menunjukkan koordinat di daerah pedalaman Kalimantan, dan sebuah catatan pendek bertuliskan: "Zat Bening hanyalah bagian dari 'Empat Unsur'. Yang kedua ada di jantung Borneo."