Istri Buruk Rupa
ucap satpam.
“Tania, coba ingat ingat pak, Tania yang rambutnya panjang sebahu, kulitnya putih, tinggi, jenjang, dan, dan, cantik,” ucap Hesti lirih, seolah tidak rela menyebut pelakor itu dengan kata kata yang baru saja dia ucapkan.
Satpam itu coba mengingat, pandangannya ke atas, menerawang, berpikir keras.