Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Satu Atap dengan Pria Dingin

Satu Atap dengan Pria Dingin

Semua orang di luar sana mengira Rafsen adalah arsitek genius yang karismatik dan berwibawa, tapi bagi Avena yang sudah mengenalnya selama satu bulan ini, Rafsen hanyalah sebuah batu es berjalan yang kebetulan tahu cara mendesain bangunan. Avena menyandarkan kepalanya ke kaca mobil, membiarkan getaran mesin membawanya mundur ke kejadian empat minggu lalu. Kejadian absurd yang mengubah statusnya dari guru TK berjiwa bebas menjadi seorang istri dari pria kaku.
10584 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 13 fois en tant que satu atap cafe
Read
+Librairie
SATU ATAP DENGAN BADBOY TAMPAN

SATU ATAP DENGAN BADBOY TAMPAN

ucap Dafa di akhiri dengan membuang asap rokok pada wajah Acha. Acha yang merasa sesak dengan asap rokok langsung terbatuk-batuk. "Bisa minggir gak!" pekik Clara merasa risih. "Sut." Dafa memberi Clara isyarat untuk diam karena saat ini ia sedang fokus pada Acha. "Kalo dibuka benda aneh ini, cantik juga," ucap Dafa dengan seringaian di bibirnya setelah berhasil melepas kacamata milik Acha.
1.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 34 fois en tant que satu atap cafe
Read
+Librairie
Misi Bertemu Cinta

Misi Bertemu Cinta

Entahlah, yang pasti mereka tetap tak putus asa untuk mengumpulkan semua bukti kebenarannya. Langkah selanjutnya, mereka pergi ke Cafe Republik. Cafe yang memiliki fitur hotel bintang lima. Dengan barista yang memakai seragam lengkap. Pelanggan yang santai menikmati pemandangan alam pegunungan dari jendela kafe di lantai atas. Tempat manapun mereka tak peduli. Tujuan utama yang mereka butuhkan. Ning Fiyyah mendatangi barista di garda terdepan. "Selamat siang, bu. Ada yang bisa saya bantu?" Barista tersebut menyapanya dengan santun.
104.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 95 fois en tant que satu atap cafe
Read
+Librairie
Love by Choice

Love by Choice

Cahaya matahari bersinar sangat cerah. Bulatan oranye itu sudah terlalu berada jauh di atas kepala, menyebarkan sengatan yang menusuk dan membakar kulit. Suasana jalanan masih terus dipenuhi kendaraan yang berlomba membuang gas beracunnya. Bisingnya jalanan tidak mengusik suasana kafe di salah satu komplek pertokoan, tidak jauh dari gerbang kampus Merva. Bangunan dua lantai itu disulap menjadi kafe kecil yang nyaman. Dengan ukuran sempit, pemiliknya berhasil membuat Le Blanc menjadi tempat ngopi yang instagramable. Setiap sudut dihiasi dengan berbagai ornamen menarik. Rooftop kafe menjadi tempat paling favorit, asal tidak turun hujan.
108.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 179 fois en tant que satu atap cafe
Read
+Librairie
Mendapatkan Hati Suamiku

Mendapatkan Hati Suamiku

tanya salah satu barista. “Oh ini Kak, saya mau nanya. Pernah nggak ada pelanggan di sini yang namanya Malik atau Anita?” “Malik? Anita?” Barista itu mengulangi perkataan Yudha. “Iya.” “Pak Malik adalah owner cafe ini Kak, dan Nyonya Anita adalah istrinya,” jawab barista itu. “Oh benarkah? Jadi ini cafe milik Malik?” Barista itu mengangguk. “Kalau begitu bisakah aku meminta nomor Malik ada urusan penting yang harus aku sampaikan,” pinta Yudha.
101.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 70 fois en tant que satu atap cafe
Read
+Librairie
Satu Atap Dengan Bos

Satu Atap Dengan Bos

Sampainya di apartemen Ghatan masih terlihat marah, keningnya terus mengerut dengan tatapan tajamnya menyorot mata ketakutan Anjeli. "Kau bertemu dengan siapa di kafe itu?" tanya Ghatan dengan suara berat. Anjeli menelan ludahnya, dia sedikit mengalihkan pandangan agar tak terlalu merasa ketakutan. "A-aku hanya mampir sebentar untuk makan dan minum kopi," jawab Anjeli berbohong. "Sejak kapan bapak peduli kepada saya?" tanyanya sedikit menaikkan suaranya supaya tidak terdengar sedang berbohong.
102.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 58 fois en tant que satu atap cafe
Read
+Librairie
Terjerat Cinta Pesepakbola Tampan

Terjerat Cinta Pesepakbola Tampan

Suasana di kafe cukup tenang dan nyaman, hanya ada beberapa pengunjung saja. "Senor, Anda hendak memesan apa?" Seorang pramusaji menyapanya dengan ramah. "Kopi dan Tostada con tomate," pesannya pada sang pramusaji. "Baik, silakan tunggu sebentar Senor!" Pramusaji pergi setelah mencatat pesanannya. Hingga saat ini tidak ada yang menyadari kehadiran sang bintan sepakbola di kafe kecil itu. Semua orang bersikap biasa saja, tidak ada yang menganggu ya dengan permintaan tandatangan ataupun foto bersama.
103.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 138 fois en tant que satu atap cafe
Read
+Librairie
Cinta Setengah Hati

Cinta Setengah Hati

"Kita harus lebih sering keluar berempat gini deh, iya kan sayang?" Ucap Tasya yang diangguki Johan. Mereka sedang berada di rooftop sebuah cafe yang dihiasi lampu gantung berbagai warna di pembatasnya. Ada juga beberapa pot bunga yang digantung dengan tali memberikan kesan vintage pada interior cafe. selain mereka ada beberapa pengunjung lain yang tengah duduk sambil menikmati suasana malam kota Jakarta
18.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 545 fois en tant que satu atap cafe
Read
+Librairie
HALCYON

HALCYON

Segera setelah itu, Citra langsung memberikan berbagai macam pengarahan dasar kepada Namara yang tampak sangat antusias mendengarkan arahannya. La Casa, itu nama kafe yang dimiliki oleh dua pemuda yang bersahabat baik yang kemudian sepakat menjalankan bisnis bersama sejak 3 tahun yang lalu. Bisnis food and beverage ini berawal dari sebuah kafe kecil pinggir jalan yang kemudian berkembang dengan pesat setelah 1 tahun resmi dibuka. Pemiliknya tidak lain adalah Kaivan dan Azrico. Kini siapapun yang masuk atau bahkan sekedar melewati La Casa akan terkesima dengan bangunannya yang cukup ikonik. Mengusung konsep scandinavian dengan cat dominan putih serta aksen kayu dan tanaman yang dipakai di d
103.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 66 fois en tant que satu atap cafe
Read
+Librairie
Cinta Seorang Pria

Cinta Seorang Pria

Kafe dengan dua lantai ini memiliki dua lantai, di mana lantai atas didesign seperti rootop bagi pengunjung yang memerlukan udara segar dan bagi perokok . Tak lama dua orang pria datang dan langsung duduk didepan Kemal. Satu diantaranya masih mengenakan pakaian kerja lengkap denga dasi dan jas mahalnya. Sementara yang satu berpakaian casual dan terlihat lebih santai. "Kenapa malah nyasar disini? Bukannya mau makan malam dirumah? "tanya pria dengan dasi yang bernama Marko Ducati.
1011.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 273 fois en tant que satu atap cafe
Read
+Librairie
Dernier
1
...
5678910
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status