Pudarnya Rasa Cinta
Indra mencoba meneleponku, tapi aku sudah tidak bisa menjawabnya lagi sekarang.
Saat teleponnya tidak tersambung, ekspresi wajah Indra semakin muram. “Baiklah Selina, sebaiknya kamu benar-benar pergi jauh dan jangan pernah kembali.”
Usai bicara, tanpa ragu Indra langsung memblokir nomorku.
Sedikit pun tidak berpikir kalau mungkin aku sedang dalam bahaya.
Rasa sakit di hatiku perlahan terasa mati rasa dan tidak ada lagi gelombang emosi di hatiku.