ENAK, PAK DOSEN!
timpal Jade, ia mulai merasa Sagara sudah kehilangan akal sehatnya.
Sagara tetap acuh. Ia mendekati kap mobil merah muda yang mulus itu, ujung pisau lipatnya ia tempelkan di atas cat mengilap tersebut.
“Gak, gue cuma mau buat lukisan,”, bisik Sagara dengan nada yang sangat tenang namun mengerikan. “Kayaknya kalau Babi Pink ini punya motif kayak motor gue lebih bagus. Ya, gak sih?”
الفصول الرائجة