Satu Malam Bersama Adik Suamiku
Dengan pelukan yang lembut, Adrian menenangkan, “Kamu selalu ada untuk kami, Ay. Jangan pernah berpikir untuk mengorbankan mimpimu atau kebahagiaanmu. Kita adalah keluarga, dan kita akan selalu saling mendukung satu sama lain.”
Air mata keharuan mulai menggenang di mata Ayla. Ia menyandarkan kepalanya di bahu Adrian. “Terima kasih, Adrian. Kamu selalu tahu bagaimana cara membuat aku merasa cukup dan dicintai.”
Malam itu, setelah Aruna terlelap, Ayla dan Adrian duduk bersama di sofa ruang tamu, saling berbagi cerita tentang hari mereka.
“Hari ini aku berbicara dengan salah satu ibu di komunitas. Dia punya empat anak, dan suaminya baru saja kehilangan pekerjaan,” cerita Ayla dengan nada prihat
Sikat na Kabanata