PERMAISURI YIN
Para pelayan saling menoleh dan Li Wei memberi israyat agar mengikuti kata sang nyonya.
“Mangkuk untuk apa, Sayang?”
“Untuk membuat makanan lebih berasa dan berwarna,” jawab Su Yin sambil memainkan sumpit.
Tak lama kemudian mangkuk ukuran sedang tiba. Oleh Su Yin, beberapa sayuran dan daging hambar dicampur jadi satu, ditambah minyak dan cabe bubuk, lalu ada mi dari tepung dan terakhir tak lupa rempah yang membuat cita rasa jadi kuat. Aduk, aduk, aduk dan warnanya menggiurkan. Merah menyala.