PULANG DARI RANTAU
Mata karina menyipit dan memperhatikan gincu merah yang merekah itu.
“Saya gak makan nasi kalau di sini. Sayang, soalnya, kepitingnya enak banget!” tukas Bang Fajar.
“Oh, ya? Kalau gitu saya juga kepiting rebus saja, deh! Tapi satu saja, satunya udah goreng saja, satu porsi.” Mbak Nency menimpali.
Pramusaji itu menatap pada Karina yang masih membolak-balikkan buku menu. Dia sejak tadi pusing melihat aneka olahan seafood. Semua jenis ikan-ikanan dan seafood akan ditolak perutnya.