Seadanya
Timpal satu tetangganya yang tak pernah memperlakukan keluarganya buruk.
"Terimakasih buk, saya pamit nanti ketinggalan angkot". Erika berlalu meninggalkan yang lainnya dan ibu yang juga sudah pamit kerumah.
Benar tak ada perlawanan, dari erika ataupun ibunya jika ada yang mencibir atau sekedar basa-basi yang menyakitkan, kata ibu biarlah toh apa yang mereka bilang memang keanyataan yang sebenarnya. Kita cuma perlu sabar kalo nggak bisa menutup mulut mereka ya kita tutup telinga kita, nasehat ibu erika sedari kecil yang membuatnya terbiasa dengan omongan tetangga seperti itu, meski begitu tak semua tetangga disekitar jahat ada juga yang baik dan bahkan mengerti keadaan ibu dan erika, sepe
Hot Chapters