Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Be My Wife

Be My Wife

Membuatnya hampir saja meneteskan air mata. "Siapa yang naruh bawang di sini woi!" Disa mengusap-usap matanya sedih. Bukan hanya Disa tapi yang lainnya juga merasakan hal yang sama. "Gue beneran pengen mewek sekarang. Sedih banget cerita lo. Sumpah!" Ririn menimpali.
1012.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai sedih pap mata menangis
Baca
+Pustaka
Gadis Tanpa Mata Batin

Gadis Tanpa Mata Batin

Kulit pucat kering seperti tanah retak, bibirnya menyeringai lebar hingga membentuk senyum yang tidak wajar, dan mata hitamnya menatap tajam ke arah Mina. “Akhirnya kau bisa melihatku, Mina.” Suara itu keluar dari mulut perempuan itu—serak, dingin, dan memekakkan telinga dalam keheningan malam. Mina mengernyit bingung. Alih-alih merasa takut, ia justru heran. “Loh, kok tahu nama aku?” ucap Mina sambil mengangkat alis. Ia menghela napas pendek, lalu menggeleng. “Ah, ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) ya?”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai sedih pap mata menangis
Baca
+Pustaka
Mendadak Dinikahi Dokter Duda

Mendadak Dinikahi Dokter Duda

Aku melirih sesal tanpa air mata. "Apa yang kamu pikirkan, Safa??? Kamu kira menjadi ibu itu gampang?" suara Mama turun satu oktaf, aku mendongak dan mendapati sepasang matanya yang menatapku berlinang. Pandangannya mengabur, ikut larut dalam kesedihan yang Mama rasakan.
834 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai sedih pap mata menangis
Baca
+Pustaka
KAPAN AYAH PULANG

KAPAN AYAH PULANG

BAB : 178 AIR MATA PENYESALAN POV : SISILIA CARLINA 16+ "Kenapa Papa menangis?" tanyaku ketika melihat rembesan air menetes dari pelupuk matanya. Aku melihat mata Papa berkaca-kaca, padahal nasi yang pindah ke perut beliau belum seberapa. Bila sudah begini tak ada pilihan lain, selain menghentikan suapan nasi ke mulut beliau.
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 474 kali sebagai sedih pap mata menangis
Baca
+Pustaka
Tuan Muda untuk Putri yang Tertindas

Tuan Muda untuk Putri yang Tertindas

"Sedih banget, kenapa aku terus menangis? Sial!" Semua orang sedang mengusap air matanya diam-diam. Ada kesedihan yang terus menggema dalam hati mereka, namun bagaimanapun mereka tidak bisa menghilangkannya. Ketika itu layar besar di panggung tiba-tiba bersinar. Puluhan ribu pasang mata seketika terfokus melihat ke arahnya. Video yang diputar seketika membuat semua orang semakin terharu.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai sedih pap mata menangis
Baca
+Pustaka
Kawin Sama Mantan

Kawin Sama Mantan

Kesedihan menggerogoti hatinya karena penyesalan yang dalam. Aaric merasa sudut hatinya yang kokoh seperti gunung mulai sedikit runtuh saat melihat mata Sia mulai berkaca kaca. Apakah Sia menangis? Seorang Sia menangisinya. Rasanya sangat mustahil meski dia pernah melihat Sia menangis sebelumnya. Tapi sekarang dia benar-benar melihat Sia menangis sekali lagi. "Sia, aku-"
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai sedih pap mata menangis
Baca
+Pustaka
Ditalak Usai Melahirkan

Ditalak Usai Melahirkan

Terlalu lama menangis membuat mataku sedikit terlihat agak membengkak. Terasa pedih jika ku pakai untuk membuka mata. Entah bagaimana reaksi Reyden nantinya jika melihat kondisiku semenyedihkan begini.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai sedih pap mata menangis
Baca
+Pustaka
Pernikahan Membawa Siksa

Pernikahan Membawa Siksa

Bagaimanapun trauma yang di alami oleh Riri mungkin akan cukup lama membuatnya tak ingin segera menikah. Dari kejauhan ternyata Riri melihat adegan sedih itu, air matanya ikut menetes kala mendengar ucapan papahnya. Untuk membayangkan kehilangan sosok papahnya saja sudah bisa membuatnya menangis apalagi jika itu terjadi. Ia mengusap pipinya yang basah. ******
9.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai sedih pap mata menangis
Baca
+Pustaka
Sekali Gadis itu Memberontak, Paman Menjadi Patuh

Sekali Gadis itu Memberontak, Paman Menjadi Patuh

Ray memandangi air matanya, “Mengapa kamu menangis?” Siska tersedak dan berkata, “Aku hanya ingin menangis.” “Setiap hari suka menangis.” Ray berkata sambil membawakannya tisu untuk menyeka air matanya. Siska tiba-tiba merasa lebih sedih dan menangis lebih keras. Ray menunggu beberapa saat, tetapi tidak selesai-selesai menghapus air matanya. Akhirnya Ray berkata, “Jangan menangis lagi.” Siska menahannya, hidungnya merah dan dia terlihat sangat menyedihkan.
9.8956.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37.3K kali sebagai sedih pap mata menangis
Tampilkan Ulasan (238)
Baca
+Pustaka
sriastuti nengsih
karakter ray disini belum terlalu kuat. dia hanya dominan hanya pada siska saja . terlalu banyk celah yang ray buat supaya orang bisa merusak hubungan nya dengn siska . ray belum bisa terbuka . dia akan cerita setelh situasi sudah terdesak. cnth kelly . harus siska pergi dulu baru ray ambil tindakan
Kiboom
Cerita kembali ke awal ketika Melany baru sadar dari koma. Rey tetap menjadi orang bodoh yang mudah dimanipulasi. Dendamnya membuat dia tidak tegas. Meskipun paham posisi Rey seperti apa tapi dia memang kurang bisa diandalkan krn hatinya masih terbagi pada banyak hal dan akhirnya dimanfaatkan melany
Baca Semua Ulasan
Kenapa Bajuku Selalu Sama dengan Tetangga Baru?

Kenapa Bajuku Selalu Sama dengan Tetangga Baru?

Kesedihan yang menumpuk di dada dan kepalaku mendadak tumpah bagaikan air bah. "Mama harus janji tidak boleh menangis apalagi sedih. Mama cukup dengarkan Puspa karena Puspa hanya butuh teman untuk mendengarkan Puspa." Wanita setengah baya di depanku mengangguk dengan lemah. Aku tahu ia sedang tidak baik-baik saja melihat keadaanku seperti ini, tetapi ia berusaha kuat menahan air matanya.
1090.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai sedih pap mata menangis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status