SEDIKIT LAGI, SAYANG!
Shella menghela napas panjang, mengibaskan rambutnya yang terasa gerah.
“Um... tau ah. Mungkin gue aja kali yang lagi butuh seks, jadi semua cowok yang badan bagus kelihatan familiar,” ucapnya acuh tak acuh sambil tertawa kecil pada dirinya sendiri.
Ia segera memasuki mobilnya dan menyalakan mesin. Suara raungan mesin mobil Shella memecah kesunyian parkiran, namun ia tidak terburu-buru. Ia membiarkan mobil Morgan lebih dulu melaju kencang, membelah kegelapan malam dan menghilang di balik gerbang keluar