Dewa
Hanya diam tak bergeming pasrah dalam dekapan Agus.
Semalam dia tinggal di kamar Dewa. Nyonya Finda menjaga Reihan, jadi tak sempat menemani Dewa yang masih belum juga sadarkan diri. Beliau mengabari bahwa esok itu keluarganya akan datang dari Semarang dan dari kampung halamannya untuk menjenguk ke dua saudara itu. Kata dokter Dewa terkena dehidrasi dan shok berat hingga akhirnya tekanan darahnya turun drastis, dari 120 sampai 70. Bayangkan betapa lemahnya pemuda mulia itu. Pantas saja kalau dari semalam kesadarannya tak kunjung datang. Suster memeriksa tensi Dewa setiap tiga jam sekali, tensinya naik turun. Tidak normal, kadang 90, kadang 110, bahkan pernah hanya 60 saja. Dewa sungguh pucat
Hot Chapters