Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Renjana dan Nestapa

Renjana dan Nestapa

“Orang ini teh dari kemarin ngajakin aku ketemuan terus, Teh. Kenal waktu di restoran pas waktu makan sama Teteh. Terus ketemu lagi pas nungguin Teteh di kampus.” Riana menunda aktivitasnya menjemur pakaian. Ia tertarik pada cerita Santi. “Kata orang tua zaman dulu, kalau kita ketemu sama orang yang sama secara tidak sengaja lebih dari satu kali, itu tandanya kita mungkin berjodoh sama orang itu,” papar Riana antusias. “Namanya siapa, San? Orangnya ganteng, nggak?” Santi mengernyitkan dahi. “Ganteng sih, Teh. Namanya Firman. Tapi, saya kan….”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai sejumput dendam rana
Baca
+Pustaka
Cinta Menjadi Dendam

Cinta Menjadi Dendam

Namun, sekarang, gadis yang memercayai cinta itu telah kehilangan nyawanya karena balas dendam dari orang yang dia cintai. Sekelibat potongan kenangan menyerbu masuk ke dalam benak Bima. "Argh!" Bima berteriak dengan pilu. Dia berlutut di tanah, kedua tangannya memunguti debu hitam yang terbawa angin. Dia mengais dengan kasar, terus meraup pecahan-pecahan yang tersisa ke dalam pelukannya, tidak peduli jas mahalnya menjadi kotor. Gerakan yang terus-menerus dan terburu-buru itu membuat kulit tangannya terluka oleh tanah yang kasar, meninggalkan guratan-guratan menyakitkan.
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai sejumput dendam rana
Baca
+Pustaka
Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Tidak ada setitik pun belas kasihan di sana, yang ada hanyalah jurang kelam balas dendam yang telah ia pendam melintasi batas kematian. 'Di kehidupan lalu, kau merendahkanku, menjadikanku tumbal, dan dengan tangan sucimu ini kau mematahkan jariku satu per satu hanya demi sebuah kepuasan murahan,' batin Rara dingin. 'Kini, roda takdir telah berputar, Ajeng. Mari kita selesaikan hutang piutang kita.' Rara mengulurkan tangan lentiknya. Dengan satu jentikan cepat, ia menotok dua titik simpul nadi di pangkal leher Ajeng.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai sejumput dendam rana
Baca
+Pustaka
Dendam Rusmini

Dendam Rusmini

Dendam Rusmini Part 15 "Dari mana kamu dapatkan itu, Mas? Aku bahkan lupa jika ..." Tak kuteruskan ucapanku, aku menjadi bingung sekarang. Dua mingguan yang lalu, aku memang merasa ada perubahan pada tubuhku. Beberapa bagian tubuhku menjadi lebih kencang, cepat merasa lelah, cepat mengantuk dan sudah terlambat datang bulan.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai sejumput dendam rana
Baca
+Pustaka
Dendam, Cinta, dan Gairah

Dendam, Cinta, dan Gairah

"Ranjangnya sangat besar, kita bisa berbagi." Setelah mengucapkan hal itu, Manda memejamkan matanya rapat. Dia tak habis pikir, kenapa mulutnya sangat sulit untuk dikontrol. Bagaimana jika X avier berpikiran macam-macam tentangnya setelah menawarkan untuk tidur bersama? *** Sinokmput
1027.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai sejumput dendam rana
Baca
+Pustaka
Pendekar Romantis

Pendekar Romantis

Lalu dengaan kecepatan yang sukar di lihat mata biasa, Sembara menyambar tubuh Ranina yang saat itu sedang memulihkan tenaganya setelah bentrok dengan dirinya tadi. Ranina tak sempat mengelak, dia langsung lunglai pingsan, terkena totokan dahsyat yang dilakukan Sembara secara kilat. Saat itulah kembali serangan dahsyat datang, tapi kali ini Sembara secara tiba-tiba mengeluarkan pedang bengkoknya, mengaumlah suara bak ribuan tawon, sambil mengayun pedang bengkoknya itu dia mengempit tubuh Ranina yang sudah tertotok saat Sembara sambar tadi.
10134.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai sejumput dendam rana
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
Aku Bukan Lagi Sugar Baby-Mu

Aku Bukan Lagi Sugar Baby-Mu

Reza sudah duduk kembali di kursinya dan matanya menatap ke arah tablet di saat David mengatakan ini. Sebuah ucapan yang membuat tangan Reza lumayan mendingin. "Reza! Gue ngomong sebagai sahabat lo. Berhentilah, udah tutup lembaran dendam lo di masa lalu lo, karenga nggak akan bikin nyokap lo bangun lagi. Rania nggak tahu apa-apa. Dan keluarganya juga kayak nggak peduli sama dia. Kalo lo pengen ngungkapin semua rasa dendam lo ke dia apa yang lo dapet? Rania innocent. Apa lo nggak paham? Apa lo nggak nyesel kehilangan wanita yang emang lo sayang? Dan selamanya lo akan melihat anak lo yang mirip sama Rania dan lo besarin dia dengan luka batin sendiri karena lo enggak bisa lagi pegang ibunya. K
1025.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 882 kali sebagai sejumput dendam rana
Baca
+Pustaka
Benih 20 Milyar CEO Dingin

Benih 20 Milyar CEO Dingin

Cuih! Sebuah semburan Danisa lakukan. Dia begitu berani, melawan Daren yang dikuasai oleh kemurkaannya. Sama sekali tidak takut dam menyerah, hingga sekarang wanita itu berhasil melepas semburan ludah yang dia lakukan tepat di wajah Daren. “Shit!” Daren mengumpat, menatap tajam pada Danisa yang sudah berhasil pergi dari hadapannya.
9.938.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 970 kali sebagai sejumput dendam rana
Baca
+Pustaka
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Ia menatap Mela muda yang polos dan naif di foto itu. "Awalnya aku tidak percaya kamu akan membalas dendam, Mel. Akan tetapi, kamu benar-benar membalas dendam. Kamu berubah," ucap Damar pelan dengan nada kekaguman. Ia menekan ibu jarinya pada gambar wajah Mela di foto itu. Kemudian, ia mengelus wajah Mela muda itu. Ia merasakan sensasi yang aneh antara rasa bangga dan penyesalan. Kemudian, ia mengelus wajah Mela muda itu dengan hati-hati.
822 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai sejumput dendam rana
Baca
+Pustaka
DIAM DISANGKA BABU, BERGERAK JADI RATU

DIAM DISANGKA BABU, BERGERAK JADI RATU

Dimas tidak akan pernah mendengarkan keluhannya. Sekarang dendam membara bagai sekumpulan lava yang siap keluar dari gunung merapi. Saat tengah memijit Zanna, Nila meringis karena luka cambukan tadi. Zanna tanpa belas kasihan langsung menarik kasar menuju kamar mandi dalam kamar. "Mbak mau ngapain?" "Biar kamu tahu bagaimana perasaan aku dulu, Nil. Aku cuma meniru kamu!" Zanna menjawab setenang mungkin.
1033.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 760 kali sebagai sejumput dendam rana
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status