Wanita Yang Melamar Suamiku
Tawa yang merendahkan dengan nada penuh kepuasan.
“Totalnya berapa?” tanyaku seraya meraih ponselku di atas nakas. Kunyalakan benda itu.
“Ya, banyak, Leh. Buat ukuran sekelas Bening, ya, serasa bermilyar-milyar. Kalau bagi kita ya, enggak ada nilainya. Tanya kinanti, modal perawatan wajahnya saja lebih dari itu sekali sebulan, iyakan, Nduk?”