Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

Bra dengan renda halus, celana dalam dengan bahan sutra lembut, korset tipis yang nyaman untuk dipakai seharian. Semua dirancang dengan sangat cerdas. Tidak vulgar, tapi sangat menarik. Tidak berlebihan, tapi sangat efektif menonjolkan lekuk tubuh. Banyak selir dan istri bangsawan yang memesan. Bahkan beberapa perempuan dari luar istana mulai mendengar dan ingin membeli. Elena menggulung selembar kain sutra hitam yang sangat halus dan mahal. Ia menatap kain itu cukup lama dengan mata yang sulit dibaca.
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 465 kali sebagai selendang kain
Baca
+Pustaka
Dari Sekretaris Jadi Istri Pewaris

Dari Sekretaris Jadi Istri Pewaris

Jenis kain-kain itu melambangkan harapan untuk sang bayi. Tujuh kain yang digunakan yaitu sidomukti untuk kebahagiaan, sidoluhur untuk kemuliaan, semen rama untuk cinta kedua orang tua agar bertahan selamanya, udan iris untuk agar kehadiran sang anak bisa menyenangkan orang di sekitarnya, cakar ayam untuk kemandirian, dan yang terakhir kain lurik bermotif langsem untuk kesederhanaan.
10136.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai selendang kain
Baca
+Pustaka
Gara-Gara Biro Jodoh: Tuan Dingin Tunduk Padaku

Gara-Gara Biro Jodoh: Tuan Dingin Tunduk Padaku

Tangannya mencengkeram kain di pangkuannya. Kain-kain itu lembut—katun halus, satin dingin, sutra yang licin di jari, paduan brukat dan tutu yang rumit. Tidak satu pun terlihat murah. Tidak satu pun terlihat acak. Ini pilihan. Disengaja.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai selendang kain
Baca
+Pustaka
RATU YANG HILANG

RATU YANG HILANG

Kain-kain hasil tenunannya adalah sebuah mahakarya, cerminan dari jiwanya yang kini memadukan kekuatan dan keindahan. Suatu sore, saat Alifia menyelesaikan selembar kain selendang dengan sulaman motif naga kecil di salah satu sudutnya, Rahajeng mendekat. "Tenunanmu semakin bagus, Lifia," puji Rahajeng, mengagumi kehalusan selendang itu. "Motif naga ini... sangat kuat."
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai selendang kain
Baca
+Pustaka
Bukan Cinta Satu Malam

Bukan Cinta Satu Malam

​Pintu terbuka kembali, Sherly masuk membawa nampan berisi kopi dan beberapa gulungan kain renda halus berwarna hitam dan merah marun. ​"Ini sampelnya, Nona. Pihak pabrik di Lyon mengatakan kain ini memiliki elastisitas tinggi namun tetap mempertahankan kelembutan tekstur pada kulit sensitif," jelas Sherly sambil membentangkan kain tersebut di atas meja kaca besar.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai selendang kain
Baca
+Pustaka
CINBU dan HURIN (Cinta Seorang Budak)

CINBU dan HURIN (Cinta Seorang Budak)

Hari ini ia bermaksud menjenguk. "Beberapa hari ini aku sudah lebih baik sebenarnya. Hanya saja aku sedang merajut sebuah selendang," ujar Benazir, lalu ia bangkit menuju sebuah lemari kayu di sudut ruang. Ia mengambil sebuah lipatan kain berwarna biru berhias benang perak. Kemudian ia perlihatkan kepada sang putri. "Wah ... bagus sekali, Nek!" puji Roseline sembari meraih selendang tersebut. Ia merasakan kelembutan kain dari wol dan benang perak itu.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai selendang kain
Baca
+Pustaka
Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Ia menunjuk dirinya sendiri, lalu menunjuk kain itu dan membuat gerakan menyulam, lalu menyentuh dada Tili dengan lembut. Itu adalah hadiah untuk Tili, sehelai veil (kerudung pengantin) yang dibuat sendiri oleh Celandine menggunakan benang sutra hasil peternakannya di Southred. Ia menebarkan kain itu ke atas kepala Tili—menutupi rambutnya yang terkepang, mengisyaratkan permintaannya agar Tili memakai kain itu pada hari pernikahannya nanti. Tili tidak bisa lagi menahan air matanya. Kain itu sungguh indah, tapi mengetahui bahwa sulaman serumit itu dihasilkan oleh tangan yang bahkan kesulitan memegang sendok… nilai kain ini menjadi tak terhingga.
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 761 kali sebagai selendang kain
Baca
+Pustaka
Sadena

Sadena

"Makanya jangan nilai orang dari omongan. Lo punya mata, kan? Gunain yang bener." -Sadena- *** Selin mengeringkan rambutnya menggunakan handuk. Ia baru selesai mandi dan rasanya itu seger banget. Tubuhnya kini berbalut kaos berwarna merah jambu, dan untuk bawahan ia mengenakan celana Ankle puff berwarna abu yang menutupi sampai ke bagian mata kaki. Membuatnya semakin terlihat cute.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai selendang kain
Baca
+Pustaka
Pria yang Tidur Denganku Ternyata Paman Tunanganku

Pria yang Tidur Denganku Ternyata Paman Tunanganku

Namun, yang seperti ini, Sasha sangat menyukainya. “Ayo kita lihat ke sana!” Tangan Sasha menarik Jade. Ia mengajak Jade berkeliling. Sasha kemudian berhenti di sebuah kios kain tenun. Warna-warna kainnya mencolok. Penjualnya, seorang ibu paruh baya dengan senyum ramah, mempersilakan Sasha mencoba kain sebagai selendang. “Cantik sekali,” ujar ibu itu sambil merapikan kain di bahu Sasha.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai selendang kain
Baca
+Pustaka
Selir Sang Pangeran

Selir Sang Pangeran

jawab Daksa. Mereka berbincang cukup lama hingga acara dibubarkan. *** Sekar membuka bingkisan yang diberikan Kamandanu sebagai hadiah pertunangan. Matanya membulat saat melihat sebuah kain batik halus berbenang emas. Juga selendang dengan motif dan warna senada.
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 425 kali sebagai selendang kain
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status