Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Suara Mas Pandu. "Nggak mau! Pergi!" "Adek!" Mas Pandu membuka pintu—untungnya tidak dikunci. Dia masuk dengan wajah serius. "Kamu ini kenapa sih? Cuma handuk doang. Besok beli lagi kan bisa?" "Bukan cuma handuk!" Aku membuka selimut, menatap Mas Pandu dengan mata berkaca-kaca. "Itu handuk pemberian Eyang Uti! Mas nggak ngerti!"
1018.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 647 kali sebagai selimut handuk
Baca
+Pustaka
Setipis Benang Sutera

Setipis Benang Sutera

ucapnya menenangkan Lia, tergambar raut khawatir di wajahnya. "Mario, tolong kamu ambilkan handuk di laci itu," titahnya pada Mario, ia memang selalu meneyediakan alat mandi di mobil untuk persiapan saat di perjalanan. Dengan cekatan Mario mengambil sebuah handuk sesuai arahan istri atasannya. Arumi segera membekap tubuh Lia yang basah kuyup dengan sebuah handuk dengan harapan hal itu dapat membuatnya merasa hangat.
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai selimut handuk
Baca
+Pustaka
 JADI JANDA GARA-GARA JANDA

JADI JANDA GARA-GARA JANDA

kataku sambil menutup kembali jari jemariku agar tubuh Jali yang kekar itu tidak terlihat. "Dasar cewek sableng! Gue cuma mau ngambil handuk yang saat ini di pundak Lo! Sini itu handuk gue!" Jali meraih sendiri handuk yang menyampir di pundakku. Kok aku bisa lupa sih. Padahal emang aku dari tadi bawa handuk. Hampir saja jantungku copot.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai selimut handuk
Baca
+Pustaka
KEPINCUT CINTA IDOLA

KEPINCUT CINTA IDOLA

Namun senyum itu hilang lantaran yang ia lihat dari tumpukan atas isi koper Nami adalah bra warna-warni cantik berenda yang satu set dengan gulungan celana dalam yang ditata unik oleh Nami. “Mas? Ada ketemu?” “Sebentar.” Samudra mau tak mau menyingkirkan dalaman cantik Nami ke lemari di ruang yang tersisa. Untung saja handuk Nami cepat ketemu. Samudra meraihnya dan membawanya ke kamar mandi. “Nona, handuknya sudah di sini.” Samudra mengetuk pintu kamar mandi. Pintu kamar mandi terbuka sedikit. Samudra mundur menghindari celah pintu yang terbuka dan menyerahkan handuk ke tangan Nami yang menjulur keluar.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai selimut handuk
Baca
+Pustaka
Velvet Bloodline

Velvet Bloodline

Rasa hangat dari handuk itu memberikan efek relaksasi yang luar biasa pada otot-otot Nayla yang tadi menegang hebat. ​Artem kemudian mengambil sebuah daster tidur berbahan sutra tipis yang sangat lembut dari dalam koper. Dengan penuh rasa hormat namun tetap intim, ia membantu Nayla melepaskan pakaian latihannya yang basah oleh keringat dan menggantinya dengan kain sutra yang dingin di kulit. Sentuhan tangan Artem saat mengancingkan bagian atas baju itu terasa begitu protektif. ​Nayla merasa seolah-olah beban berat yang ia pikul selama tiga hari ini telah diangkat sepenuhnya oleh suaminya.
10869 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai selimut handuk
Baca
+Pustaka
Menikah dengan Tetangga Jutek

Menikah dengan Tetangga Jutek

Aku bisa melihat dari penampilannya yang selalu licin. “Mandi!” katanya sambil menyondorkan lipatan handuk ukuran besar. Kutaksir itu handuk bersih karena dia baru mengambilnya dari lemari. Aku sedikit bingung menerimanya. Kutatap wajah Mas Gilang bergantian dengan handuk yang ada di tangannya. “Sana mandi dulu, biar nggak bau!” katanya lagi.
10166.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai selimut handuk
Baca
+Pustaka
Hadiah Madu Untuk Suamiku

Hadiah Madu Untuk Suamiku

Satu set gamis dan khimar berwarna peach dengan model sederhana yang memiliki rempel bagian pinggang ke bawah serta kerutan kecil di bagian lengan. ‘dia butuh selimut dan handuk’ gumamnya menebak apa yang dibutuhkan lagi. Tibalah Jiddan di bagian selimut dan handuk. Tanpa pusing, ia memilih warna handuk dan selimut yang senada dengan dress yang ia beli. Beberapa keperluan telah ia beli. Begitu juga dengan bubur ayam dan dua porsi ayam bakar untuk makan malam.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai selimut handuk
Baca
+Pustaka
Dijual Ayah Tiri pada CEO Duda Killer

Dijual Ayah Tiri pada CEO Duda Killer

"Siap, tetapi tangan lepas dulu ini!" "Oya, sudah." Handuk yang tadi digantung diambil dan dilipat kembali. Dimasukkan ke lemari handuk seperti semula. Mengambil handuk yang ukurannya lebih besar dan digantung kembali ditempat semula. "Ada lagi yang Anda perlukan?" "Anda anda, panggil yang betul!" 'Dipanggil pak tua marah, dipamggil Anda marah juga, mau Ra panggil aki-aki?' Untungnya Raline hanya bergumam dalam hati.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai selimut handuk
Baca
+Pustaka
Suami Dingin Pilihan Ayah

Suami Dingin Pilihan Ayah

Pintu tipis itu kembali ditutup, "tidak usah!" Orang yang sedang jadi bahan argumentasi baru saja keluar dengan menggunakan handuk putih yang melingkar di panggulnya. Nadia kembali mengomel, "Mulai besok kamu harus memakai handuk kimono!" "Handuk punya kamu?" "Bukan, belilah khusus untuk kamu sendiri, pokoknya saya tidak mau kamu terlihat sexy seperti ini!" Abimana menahan tawa. "Baik, nyonya."
1046.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai selimut handuk
Baca
+Pustaka
Suami Selingkuh, Adik Ipar Ku Rengkuh

Suami Selingkuh, Adik Ipar Ku Rengkuh

umpatnya, lalu keluar dengan tubuh dibalut kemeja kotornya. "Dimana lagi handuknya?" gumam Arka yang tidak pernah mau tahu dimana Nabila menaruh handuk mereka. Setelah mencari ke seluruh sudut rumah dan tidak menemukan benda yang biasa dipakai setelah mandi itu, Arka memutuskan untuk memakai selimut untuk menggantikan fungsi handuk. "Sial!" Lagi-lagi Arka mengumpat karena sangat kesal.
9.319.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 538 kali sebagai selimut handuk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status