TEMAN HIDUP
"Di ... terima kasih, ya. Kamu sudah melakukan yang terbaik selama ini sama aku. Kamu sabar, dan baik banget, aku gak tahu kata-kata apa lagi yang pas buat ngutarain perasaan aku. Yang pasti, aku bahagia akhirnya kita berlalu dari ikatan tidak halal ini. Sekarang kita di sini, Di. Aku akan menjadi suamimu. Maaf belum bisa memberikan seperti yang kamu inginkan. Maaf belum bisa mengontrol emosi. Maaf tidak selalu ada di sampingmu, maaf aku sibuk mengejar mimpi-mimpiku. Terima kasih untuk tidak meninggalkanku, dan semoga seterusnya tidak pernah ninggalin aku dalam kondisi apapun."
Adia menarik tissue untuk kesekian kalinya. Ya Tuhan, Hanif.
"Doaku untuk kamu, untuk pernikahan kita. Semoga selal
Hot Chapters