Kinari dan Benang Waktu
Niskalajanji jari kelingkingwaktu senjahuru hara akhir zamanjanji kelingking
Setiap lapisannya menyingkap wujud berbeda: kota runtuh di bawah langit merah, samudra terbalik di mana ikan-ikan berenang di udara, bahkan gurun hitam yang dihuni menara-menaranya yang melayang.
Semua itu muncul, lenyap, dan muncul kembali, seakan pintu tersebut adalah jendela ke seribu dunia yang saling bertumpuk.
Kael menelan ludah, tenggorokannya kering. "Apa kau juga melihatnya, Ratu?" suaranya lirih, hampir bergetar, takut bila kata-kata yang terucap akan memecahkan keseimbangan rapuh di hadapan mereka.
Hot Chapters