Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Sang Penjaga Narasi Adalah Sena, seorang gadis muda keturunan dari keluarga Nara di Long Beluah, yang bertugas menjaga monumen tersebut. Sena memiliki kemampuan unik; ia bisa membaca "jejak emosi" pada benda-benda tua. Suatu hari, saat sedang membersihkan meja monumen, ia merasakan getaran yang sangat kuat.
710 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai senja diambang pilu
Baca
+Pustaka
Bayangan di Balik Senja

Bayangan di Balik Senja

Bab 4: Terjemahan Ukiran Anisa dan timnya berjalan kembali ke desa dengan hati-hati, membawa kitab kuno yang mereka temukan di gua. Matahari telah tenggelam sepenuhnya, dan hanya cahaya bulan serta obor yang menerangi jalan mereka. Meskipun lelah, mereka merasa semangat karena telah menemukan petunjuk penting dalam pencarian mereka.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai senja diambang pilu
Baca
+Pustaka
Cemburu Membawaku Kembali

Cemburu Membawaku Kembali

lanjut Fian Crystal hanya manggut-manggut merespon jawaban Fian. “Kok feeling gue bilangnya itu satpam lagi nyamar deh.” ucap Crystal sembari mengaduk minuman yang baru saja dia seduh “Lah, lo enggak tahu?” tanya Fian dengan wajah seriusnya. Audrey hanya menggelengkan kepalanya sebagai jawaban “Gue belum ngasih tahu yah? Kayaknya gue lupa deh!” sambung Fian
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai senja diambang pilu
Baca
+Pustaka
Selangkah Berjejak

Selangkah Berjejak

Ia mencoba memejamkan mata dan menetralkan dengan keadaan. Di luar sana, bunyi tombak menancap berkali-kali di sisi tempat mereka berlindung. Sena menjadi mengingat traumanya, bunyi berisik itu kini memenuhi pikirannya. Bahkan ia tidak bisa merasakan apa yang sebenarnya terjadi di sekitarnya. Ia terpejam menahan kepala yang semakin berkunang-kunang, detak jantungnya berdetak lebih cepat sedikit. Hingga akhirnya ia kehilangan kesadarannya.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai senja diambang pilu
Baca
+Pustaka
Dendam Seorang Janda

Dendam Seorang Janda

"Kamu acting saja pura-pura takut biar aku yang cari pelakunya. Amalia mengendap lewat pintu belakang sedangkan Tia berjalan ketakutan diruang tamu. Tia melihat kearah jendela yang ada bayangannya putih-putih, namun ketika didekati bayangan itu hilang. Tia segera berlari kedalam rumah kembali. "Kenapa nggak kena sih," kata Tia. Sedangkan Amalia mengendap ke dekat rerimbunan rumput liar. Dari sana dia melihat ada dua orang, Diam-diam Amalia menyiramkan air yang sudah dia campur serbuk cabai tadi ke kepala mereka berdua. "Apa ini? Kok pedes dimana," kata si pria. Amalia siap membuat vidio mereka, dari balik semak-semak yang lain.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai senja diambang pilu
Baca
+Pustaka
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

Parta tersenyum padaku dan mengangguk kecil penuh arti. Kami tiba di Pada Suka saat fajar menyingsing. Parta memanduku ke markas rahasia mereka yang terletak di sebelah timur dekat hutan. Jalan yang kami lalui berlumpur dan gelap. Satu-satunya penerangan hanya berasal dari senter kecil yang sudah mulai meredup kehabisan batrai di tangan Parta. Beberapa kali aku hampir jatuh terpeleset. “Hutan ini sudah lain sama sekali dari dulu,” kataku. “Dia lebih kejam dan lebih gelap.”
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai senja diambang pilu
Baca
+Pustaka
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Guru mulai memanggil peserta no 7 untuk maju dengan percaya diri Delia membacakan bait demi bait syair yang ia buat bersama Damar berjudul senja. Senja Kau memberikan ketenangan Datangmu penuh harap Meninggalkan kesepian Ketika kau pergi, Pertemukan ku dengan malam Senja aku tak ingin sendiri Penuh asa menunggu mu datang Memandang pelik di tepi Pantai Riuh suara desir angin Menyapu keheningan
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai senja diambang pilu
Baca
+Pustaka
Senja itu belum redup

Senja itu belum redup

Hujatan telah menjadi seperti aktivitas yang biasa. "Huft..." Terdengar Kirana kembali menghela nafasnya. Dan kali ini di iringi dengan setetes air mata yang terjatuh ke pipinya. Mungkin ia kembali mengingat sosok Adit yang pernah melukai perasaannya. "Apa harus semua perempuan itu berpenampilan oke, good looking, supaya bisa di cintai?" teriak Kirana dalam hati. "I want you to the bone. Take me home i'm fallin...." terdengar sebuah lagu yang ternyata berasal dari handphone Nana. Itu panggilan nada dering, dan ternyata Dela yang menelfonnya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai senja diambang pilu
Baca
+Pustaka
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Kepo amat sih jadi orang? “Iya nih, katanya takut liat scalpel, mual liat genangan darah, males masuk OK, tapi kenapa disaat yang lain sibuk bikin presentasi kasus kamu malah Cuma bengong macam kudanil kesambet gitu sih?” Claudia sibuk menatap layar laptopnya, ia tengah membuat file power point untuk presentasi kasus besok.
9.9265.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai senja diambang pilu
Baca
+Pustaka
Terbuai! Jarum Magis Mas Wira

Terbuai! Jarum Magis Mas Wira

Bahunya naik turun dengan cepat, seolah-olah sebuah mimpi buruk yang teramat mengerikan baru saja menghantam dan merenggut paksa kesadarannya. Wira reflek menempelkan telapak tangannya pada permukaan kaca dingin yang membatasi mereka, matanya memancarkan kecemasan yang teramat dalam saat melihat Senjana yang kini memeluk kedua lututnya sendiri sembari gemetar hebat di atas ranjang.
310 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai senja diambang pilu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status