Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Antara Langit, Awan dan Udara

Antara Langit, Awan dan Udara

Sementara hatiku tak karuan rasanya. “Jadi ntar balik sama gue? Apa Langit?” Tanya Sandy enteng. Apa-apaan? Sky datang kesini denganku. Kenapa harus pulang dengannya? “Sky balik sama gue, kan berangkatnya sama gue.” Kataku menahan kesal. “Iya, gue balik sama Langit aja. Tapi kalau mau bareng, ya ayo aja. Kan se-arah.”
9.82.6K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as senja yang kehilangan langitnya
Read
+Library
150 Days My Angel

150 Days My Angel

"Aku tidak mempunyai apapun untuk mengambilnya. Kata senior, di bumi banyak aturan. Jika ingin sesuatu, harus berusaha." Langit mengerutkan keningnya. Makhluk di depannya ini benar-benar aneh. "Senior? Siapa itu? Leluhur-nya hantu?" Malaikat cantik itu sontak berdiri. Menatap tajam Langit, "Sudah ku katakan, aku bukan hantu!" Langit menghela napasnya. Mengangguk saja tidak ingin berdebat dengan angin di depan orang banyak.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as senja yang kehilangan langitnya
Read
+Library
Kembali Untuk Mengguncang Langit

Kembali Untuk Mengguncang Langit

Hingga akhirnya dia ingin melewati pembatasan kekuatan dan masuk ke dunia para dewa dengan melewati gerbang suci. Alhasil, bukannya Chang Tian masuk, sebuah kekuatan kuat langsung menghancurkan Chang Tian. Disaat itu kalung yang diberikan oleh Pak Tua itu retak. Sebuah keajaiban bahwa jiwa Chang Tian tidak hancur, tetapi lenyap tiba tiba seperti tidak pernah ada dalam galaksi ini. "Ahhhh.... Gerbang Suciiiii! Aku pasti akan kembali!" teriak Chang Tian dengan marah.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as senja yang kehilangan langitnya
Read
+Library
Langit Dan Bumi

Langit Dan Bumi

"Makasih ya...." Ketika dia mau mengambil donatnya. Gita lupa bahwa tangan dan kakinya kini sudah tidak bisa di gerakkan. Gita mengeluarkan air mata. Teman nya membantu menyuapkan donat itu kemulut Gita. "Lebih baik aku mati dari pada menjadi seorang yang tidak berguna seperti ini." "Kamu harus semangat Git!! jangan menyerah," sahut Sinta. "Kalian tidak lihat aku sudah jadi manusia yang tidak ada gunanya, bahkan mau makan harus di suapin oleh tangan kalian, lebih baik aku menyusul orang tua ku di surga."
3.3K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as senja yang kehilangan langitnya
Read
+Library
Senja Pertama

Senja Pertama

Nana mengakhiri sambutan awalnya dengan lagu baru. Langit sudah jingga saat Senyawa selesai membawakan lima lagu mereka hari ini. Dibanding hari sebelumnya, hari ini bisa dikatakan mereka sukses besar karena kaleng penuh. Artinya mereka bisa memberikan lebih banyak lagi ke orang-orang yang membutuhkan.
7.8K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as senja yang kehilangan langitnya
Read
+Library
Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

Langit meremas gelas emasnya hingga benda itu menghilang menjadi butiran debu cahaya. “Maafkan Aku, Cinta. Biarlah engkau tetap merasa hampa di depan pria itu. Karena jika engkau menyadari bahwa pelukan Samudra tidak lebih dari sekadar jebakan air yang akan menenggelamkanmu selamanya.” Langit memudar bersama angin yang tiba-tiba bertiup kencang, meninggalkan kesunyian yang mencekam.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as senja yang kehilangan langitnya
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Sekilas cahaya, siluet makhluk bersayap batu, bangunan hancur, dan langit yang terbelah merah. Suaranya terhenti, tapi bisikannya tidak. Sebuah nama menyelinap ke telinga Toru, lembut tapi mengunci: “Alanala.” --- Keesokan harinya, Tilangkar geger. Langit di atas mereka retak. Bukan secara harfiah, tapi celah tipis menggantung di udara seperti cermin yang hendak runtuh. Orang-orang menyebutnya “Langit Miring.” Hanya mereka yang pernah mendengar Sangkala-lah yang melihatnya—dan mereka hanya bisa menatap dalam diam, tak tahu harus takut atau percaya.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 66 Times as senja yang kehilangan langitnya
Read
+Library
Bayangan di Balik Senja

Bayangan di Balik Senja

Dia memberi isyarat kepada yang lain untuk mengikutinya. Mereka merangkak melalui celah sempit itu dan menemukan diri mereka di dalam sebuah lorong gelap yang lembap. Lorong itu membawa mereka ke sebuah ruangan besar yang terbuka ke langit. Di tengah ruangan, terdapat desa kuno yang tertutup oleh pepohonan dan tanaman merambat. Rumah-rumah kayu yang terlihat lapuk menandakan desa itu sudah lama ditinggalkan. "Kita berhasil," bisik Anisa dengan penuh kekaguman. "Ini dia, desa yang hilang."
2.2K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as senja yang kehilangan langitnya
Read
+Library
Pelukan Kedua Di Bawah Langit Yang Sama

Pelukan Kedua Di Bawah Langit Yang Sama

Angin sore berembus perlahan di antara pepohonan makam. "Tapi ternyata tidak ada yang menang." Suara Tasya hampir berubah menjadi bisikan. "Kami semua kalah." Ia memandang pusara Erland. "Lihat akhirnya. Erland meninggal. Anakku meninggal. Aku kehilangan segalanya. Hidupku hancur." Tangis Tasya akhirnya pecah. "Aku terlalu sibuk ingin mengalahkan orang lain sampai lupa menjaga hidupku sendiri."
1016.5K viewsCompletedAdded to Library 494 Times as senja yang kehilangan langitnya
Read
+Library
Sang Gula Kelapa di Langit Kahuripan

Sang Gula Kelapa di Langit Kahuripan

Ada beberapa rumah sedang mengeluarkan asap dupa kemenyan sehingga sebentar saja langit kabuyutan itu mulai dipengaruhi suasana seram. Sementara, bintang-bintang di langitpun satu demi satu mulai tertutup mendung dan mengalir ke selatan. Agaknya hujan sebentar lagi akan turun di kaki gunung itu.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as senja yang kehilangan langitnya
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status