กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
The Time Replayers

The Time Replayers

aku menunjuk langit senja. “Hmmm,” pandangan mata Starla mengikuti tanganku. “Senja hari sehabis hujan, pemandangan yang sangat sayang untuk dilewatkan. Orang barat menyebutnya ‘vanilla sky’.” “Kenapa vanilla?” “Entahlah, istilah itu kupikir karena langit senja usai hujan nampak seperti vanilla. Langit berawan yang ditingkahi sinar matahari senja yang menyebar. Pemandangan yang seperti mimpi, aku bisa berlama-lama menikmatinya.”
106.3K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 196 ครั้งในชื่อ senja yang kehilangan langitnya
อ่าน
+ห้องสมุด
Senja yang Hilang di Malam Tanpa Suara

Senja yang Hilang di Malam Tanpa Suara

Memikirkan hal ini, aku mencabut kartu SIM, lalu mematahkannya menjadi beberapa bagian dan membuangnya ke tong sampah. Selamat tinggal, Christopher. Mulai sekarang, di senja yang sunyi dan malam yang sepi, tidak akan ada lagi aku di duniamu. Setelah mengetahui kepergianku, amarah Christopher langsung berkobar dan dia menjadi sangat gelisah. Dia meneleponku berulang kali, tetapi panggilan itu tidak terhubung.
5.9K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 153 ครั้งในชื่อ senja yang kehilangan langitnya
อ่าน
+ห้องสมุด
Senja di ufuk barat

Senja di ufuk barat

jawab Junos. Junos kembali kemejanya dan menatap danau yang berkilau memancarkan cahaya dari matahari senja dan mulai bercerita. "Beberapa tahun yang lalu, aku sering kemari dengan seseorang." "Siapa ?" tanya Glyn. "Tunanganku.." jawab Junos singkat. "Oh..." mendengar jawaban Junos, Glyn agak sedikit kecewa. "Lalu, dimana dia sekarang ?" tanya Glyn lagi.
9.92.7K viewsระงับชั่วคราวถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 101 ครั้งในชื่อ senja yang kehilangan langitnya
อ่าน
+ห้องสมุด
RATU YANG HILANG

RATU YANG HILANG

"Raudah ... Raudah ... hiks. Aku benar-benar kehilangan cahaya. Rasanya mataku sudah buta dan tak dapat melihat kenyataan." Alifia menangis, duduk dan memeluk Raudah hingga bahunya terguncang. Raudah pun menangis. "Bukankah yang kaumaksud buta adalah kiasan, Kak Alifia?" "Tidak ... ini sungguhan. Aku tak melihat apa pun kini." ujar Alifia sambil meraba wajah Raudah. "Aku benar-benar buta, secara tiba-tiba. Semalam aku mencari-cari sumber cahaya sebab kukira lampu kamar kita memang padam. Tetapi cahaya itu tak kutemukan hingga kini. Aku buta, Raudah. Buta secara nyata. Perilaku keji Sadam lah kiranya yang telah memadamkan cahaya penglihatanku. Aku butaaaa!"
103.7K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 82 ครั้งในชื่อ senja yang kehilangan langitnya
อ่าน
+ห้องสมุด
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Awan putih menyelimuti langit dan suara burung camar saling bersahutan tampak mereka terbang pergi jauh entah ke mana. “Mungkin senja masih malu menampakan diri” Celetuk Ayahnya yang membuat gadis kecil itu tertawa geli, Delia menujuk ke arah langit. Matanya menyorot takjub sang mentari yang mulai tenggelam mengubah warna langit menjadi oren kekuningan yang begitu menawan. Delia tampak senang bisa memandang senja bersama sang Ayah, gadis itu menyanjung bahwa senja sangat mengagumkan. Delia terus menunjuk ke langit tuk memberi tahu sang Ayah dengan apa yang ia lihat. “Lihat Ayah senja begitu indah!” Delia merasa senja saat ini tampak lebih indah karena bisa melihatnya bersama Ayah yang ia sa
106.0K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 162 ครั้งในชื่อ senja yang kehilangan langitnya
อ่าน
+ห้องสมุด
Lavender di Penghujung September

Lavender di Penghujung September

Senja langit begitu sempurna untuk di tatap. "Liat deh Al, senjanya ada dua warna pink dan orange. Gradiasi warna yang sempurna" Ian menunjuk warna senja yang dia gambarkan. Sesekali terlihat burung-burung yang ikut menari menikmati indahnya senja hari ini. Kami menatap dan menikmati setiap detik sisa-sisa hari ini.
102.8K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 70 ครั้งในชื่อ senja yang kehilangan langitnya
อ่าน
+ห้องสมุด
Langit & Mega

Langit & Mega

" Dahulu, aku pernah menyematkan satu nama dalam doa, tiada henti kupinta. Namun, keadaan punya kenyataan. Takdir teramat kejam. Aku dihadiahi oleh semesta sebuah kehilangan yang menyakitkan. Tak terelakan perpisahan menjadi sebuah jawaban atas apa yang selama ini kupanjatkan." Saat ini, Langit menjadi tersangka. Terlebih, semenjak kotak-kotak ini hadir, dia malah menghilang entah ke mana. Tak sekalipun menunjukkan batang hidungnya. Bukankah hal yang wajar, jika aku mencurigainya? Langit yang datang tanpa permisi. Langit yang memaksa masuk ke dalam kehidupanku. Dan Langit yang menghancurkan kehidupanku juga.
108.3K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 264 ครั้งในชื่อ senja yang kehilangan langitnya
อ่าน
+ห้องสมุด
LEBIH BAIK KITA BERPISAH

LEBIH BAIK KITA BERPISAH

Dia mengucapkan itu sambil mencium bahu suaminya. Aku tertawa. Suara Senja tanpa beban. Dia telah sepenuhnya move on dan melupakanku. Tak ada amarah apalagi dendam dihatinya. Padahal karena aku, dia pernah hampir dicelakai oleh Marsya. Dan kini, lihatlah, dia menimang Zara dan mengajak anakku bicara dengan suara lembut. Sungguh, dia adalah bidadari yang sesungguhnya. Tapi aku tak menyesal karena gagal memilikinya. Kami memang lebih baik berpisah, karena jika masih bersamaku, Senja belum tentu sebahagia itu. Senja, dia memang terlahir untuk Biru. Senja yang menyempurnakan langit biru hingga berubah warna menjadi jingga.
1045.3K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 1.7K ครั้งในชื่อ senja yang kehilangan langitnya
อ่าน
+ห้องสมุด
O, Yang Mulia!

O, Yang Mulia!

seru Langit terkesan. Langit mengelus jenggot, seperti kebiasaannya saat dia serius memikirkan sesuatu. Langit benar-benar memikirkan nama yang cocok untuk sebuah karakter game. Namun ia merasakan sesuatu yang janggal saat jemarinya menyentuh dagu. Ia tidak menemukan jenggot tipisnya. Langit meraba dagunya sekali lagi dengan kedua tangan dan kejanggalan justru bertambah. Tidak ada jenggot di sana. Bahkan tidak ada kulit!
104.2K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 109 ครั้งในชื่อ senja yang kehilangan langitnya
อ่าน
+ห้องสมุด
Senja Yang Di Hadirkan

Senja Yang Di Hadirkan

Di hadapan tatapan Sagara, semua alasan kehilangan makna. “Tuan, percayalah. Aku rasa sakitku ketika dipisahkan dengan anak-anakku. Membuatku hampir gila,” ucap Senja dengan lirih, berharap Sagara tidak mengusirnya. Sagara memalingkan wajah, lalu menggeleng samar. Bibirnya tersenyum, tapi gejolak kekecewaan terlihat jelas dari ekspresinya.
106.1K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 158 ครั้งในชื่อ senja yang kehilangan langitnya
อ่าน
+ห้องสมุด
ก่อนหน้า
1
...
5678910
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status