Tiga Kakak Tiriku yang Menggoda
"Sensitif."
"Oh ya?" Aaron mengangkat wajah, matanya berkilat nakal. "Coba kita lihat, di mana saja yang sensitif."
"Aaron...!"
Tapi protes Sherry terlambat. Aaron sudah menunduk, mengecup lehernya dengan lembut. Bibirnya bergerak perlahan, sesekali mengisap pelan, menimbulkan sensasi hangat yang menjalar cepat. Sherry mendesah, tangannya meremas sprei.