DOKTER SETAN
Ia hanya menunjuk pena dan kertas itu.
“Kau sudah membaca semua versi. Sudah mengulangi semua pilihan. Sekarang waktunya menulis ulang. Tapi dengan satu syarat.”
“Apa?”
“Kau hanya bisa menulis satu kalimat.”
Aku mematung.
Satu kalimat?
Semua hal yang kulalui—ratusan adegan, percakapan, penderitaan, kehilangan, perasaan cinta, kegilaan, pengkhianatan—semua hanya boleh dirangkum dalam satu kalimat?
인기 회차