Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cahaya Lilin

Cahaya Lilin

Tidak sengaja badannya bertabrakan dengan seorang wanita. "Astaghfirullah," ucap Yazid berbarengan dengan wanita itu. Kali ini Yazid menatap wajahnya, senyum yang mengembang di wajah wanita itu sungguh sangat manis seolah menghipnotisnya untuk membalas senyuman itu, binar matanya seolah bersinar teduh seperti sinar purnama di malam yang gulita.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai sentir lampu
Baca
+Pustaka
Suntik Aku, Mas Dokter!

Suntik Aku, Mas Dokter!

Seseorang telah berdiri di ambang pintu sembari mengarahkan sorot cahaya senter benderang. Siska menahan napas sekuat tenaga, menutup mulutnya dengan kedua telapak tangan agar isak tangis ketakutannya tidak lolos sedikit pun. Sorot lampu senter yang benderang itu menyapu permukaan meja kerja Amara, melewati inci demi inci kayu jati yang sangat mahal.
10106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai sentir lampu
Baca
+Pustaka
LEAK

LEAK

Ada sebaris senyum terhias di bibir berlipstik merah maron. Saat dia memasuki ruangan dalam keadaan gelap gulita. Tangannya memegang dinding mencari keberadaan saklar lampu dengan meraba-raba. Beruntung cahaya bulan sedang purnama membantu penglihatannya. Setelah menekan tombol saklar, lampu ruangan seketika jadi terang benderang. Belum sempat duduk, perutnya terasa mual tak tertahankan.
9.916.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 522 kali sebagai sentir lampu
Baca
+Pustaka
Ketika Istriku Minta Talak

Ketika Istriku Minta Talak

Aku harus menyalakan lampu sentir, agar ada penerangan di dalam rumah ini. Berjalan sambil berpegangan pada dinding, aku menggunakan mata hati menuju arah dapur. Lampu sentir di dekat jendela dapur, itu tujuanku. Kulihat berkas cahaya masuk melalui sela-sela dinding papan. Ya, dinding rumah bagian depan, memang dari papan. Hanya bagian dapur saja yang dari anyaman bambu. Kalau ada berkas cahaya dari sela dinding papan, berarti rumah tetangga tidak mengalami pemadaman. Kenapa lampu listrik di rumahku saja yang padam? Atau itu cahaya bulan? Ah, sudahlah, kuhidupkan saja dulu lampu sentirnya, untuk penerangan sementara, begitu pikirku.
10405.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.1K kali sebagai sentir lampu
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

Sebelas lampu kecil, seperti lampu led, yang cukup mencolok karena dua lampu sudah berwarna hijau. Aku tahu mataku melarang jelalatan—semata-mata keberadaanku di Venus sudah cukup membuatku mati kutu dan malu, jadi apa yang kulihat hanya lampu, sampai tidak sadar seseorang duduk di sofa melingkar. “Kalian tadi mengintip, ya?” sapa Tara. Entah bagaimana aku menoleh secara perlahan—karena gagasan mungkin ada sesuatu yang tidak boleh kulihat di sana.
1019.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 388 kali sebagai sentir lampu
Baca
+Pustaka
Red Shoes Murderer

Red Shoes Murderer

Kent menyalakan senter agar bisa melihat lebih jelas, tetapi cahaya senternya tidak cukup untuk memberi penerangan. "Ah ... saya lupa. Di belakang Anda, ada saklar lampu. Bisa tolong nyalakan?" pintanya. Kent menurut. Tanpa mengurangi kewaspadaannya, Kent meraba dinding di belakangnya untuk mencari saklar yang dimaksud. Empar buah lampu pijar yang berada di setiap sudut langit-langit ruangan itu menyala setelah Kent menekan saklar. Tidak seterang lampu LED, tetapi cukup untuk memperjelas semua yang ada di ruangan itu.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai sentir lampu
Baca
+Pustaka
Malam Membara Bersama Pamanmu

Malam Membara Bersama Pamanmu

“Tuan Kayden!” Kerusuhan terjadi karena lampu-lampu itu saling mengenai satu sama lain, yang jika tadi Liora tak segera menarik Kayden, maka dua lampu LED besar itu bisa jatuh menimpanya—yang meski sekarang benda itu menimpa dirinya. “Akh—” Liora merintih saat merasakan punggungnya yang terkena lampu itu seakan remuk.
1069.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai sentir lampu
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang suami yang dikhianati istrinya menjadi seorang penulis kaya raya dan mendapatkan jodoh yang tidak disangka-sangka di novel berjudul DERITA WAJAH JELEK. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Almiftiafay
terima kasih sudah membaca ya (⁠◕⁠ᴗ⁠◕⁠✿⁠) perjalanan kita kali ini ditemani oleh Liora yang baik hati dan Kayden yang dingin dan tak bisa ditebak. Thor sekali lagi ucapkan Selamat naik rollercoaster, jangan lupa kencangkan sabuk pengaman (⁠ ⁠ꈍ⁠ᴗ⁠ꈍ⁠)
Baca Semua Ulasan
Cinta Diam-Diam Sang Bos

Cinta Diam-Diam Sang Bos

"Semoga kamu suka kejutan yang aku siapin." "Jadi bakal ada kejutan ya?" "Banyak kejutan!" "Aku suka banget kejutan!" Senyumnya bikin aku makin semangat, dia kelihatan seperti anak kecil yang sebentar lagi buka kado Natal. Begitu kami sampai di apartemenku dan pintu kubuka, Sekar langsung terdiam. Sebelum pergi menjemputnya tadi, aku sudah menyalakan semua lampu kecil berwarna kuning, ditambah lampu LED kecil yang menyerupai lilin dan tersebar di mana-mana. Enzo yang suruh aku ganti pakai lampu LED, katanya kalau pakai lilin beneran, bisa kebakaran.
9.840.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 967 kali sebagai sentir lampu
Baca
+Pustaka
Perisai Dewa Tak Tertembus

Perisai Dewa Tak Tertembus

Kalau saja Lucas tidak bereaksi secepat itu, entah mereka terus berjalan atau berhenti, pasti mereka akan tertimpa lampu tersebut. Lampu itu terbuat dari kaca. Mungkin tidak sampai mematikan, tapi pasti akan menyebabkan luka serius kalau jatuh di kepala. Orang-orang itu benar-benar berani melakukan hal seperti ini! Ekspresi marah melintas di wajah Surya Dexen. Dia tahu ini adalah balasan dari orang-orang yang merasa terancam oleh peringatannya di rapat direksi hari Jumat lalu.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai sentir lampu
Baca
+Pustaka
Another Side of EARTH

Another Side of EARTH

"Gunakan lampu senter kalian! Sensornya akan nampak seperti garis merah." Berarti kami tidak bisa terlalu cepat mengendarai Hexacycro. Setiap saat harus waspada dan saat terlihat seperti benang merah menyala, kami harus terbang lebih tinggi lagi. Ternyata ini hanya permulaan saja. "Sial! Dia menambahkan jebakan lain! Arahkan lampu senter kalian ke depan semuanya." "Hah? Apa-apaan ini? Bagaimana caranya kita lewat?"
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai sentir lampu
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Susan S
Kak Dita mah nggak perlu diragukan lagi. Tapi btw kok aku lebih suka Scifinya ya daripada genre yg lain yg kakak tulis. Ini tuh gimana ya. Meski baru baca 3 bab tapi asik banget gitu dibacanya. Kayaknya kak dita nyaman sama genre ini. Fellnya nonjok banget. Dan lebih bebas tentunya.
Shell
Scifi memang seru. Btw suka sama gaya bahasanya. Jadi keinget cerpen Millenium 11 karya Kak San. Settingnya sama2 masa depan. Meskipun punya Kak San lebih jauh lagi. Tapi konsep ceritanya sama2 keren.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status