TERGODA AYAH SAHABATKU
Tatapannya justru beralih ke sekeliling display, lebih tepatnya ke arah pencahayaan.
Dia sedikit memiringkan kepala, memperhatikan sudut-sudut lampu yang tidak biasa. Kemudian mengangkat wajahnya, memperhatikan pencahayaan di sepanjang lorong. Tatapannya bergerak pelan, dari satu titik ke titik lain, lalu berhenti pada salah satu lampu portable di sudut.
“Menarik,” ujarnya antusias, cukup jelas untuk didengar orang-orang di sekitarnya. “Tapi… bukankah ini aneh?”
Bab Populer