BERCINTA DENGAN HANTU
POV DARTO
Aku kaget saat Mayang menutup pintu dengan keras, “Huh!” Darto menghempaskan tubuhnya di kasur, Aku memijit pelipis dan mengelus-elus memarnya, yang sekarang membesar membentuk benjolan, aku sediki terjengit saat merabanya, “waduh benjol, bagaimana ini kalau nggak kempes pas hari H” seru seruku spontan, “ aah sia*” aku mengumpat sendiri, belum juga kumpul dalam satu rumah, sudah kacau begini, bagaimana kalau Ninik di sini, rumit juga ya orang Poligami itu, ibarat kata menjadi Pawang dua Singa, “Huff” akuk menghempaskan nafasku, berusaha memejamkan mata dan melupakan sejenak semua beban pikiran, biar besok aku selesaikan
Hot Chapters