Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU

TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU

Angin sepoi-sepoi berhembus lembut dari arah laut saat Arnold, Marsha, Zera, Farez, Joseph, dan Mary tiba di pantai barat Gili Trawangan. Pasir putih yang hangat masih terasa di telapak kaki mereka, sementara langit mulai berubah warna, dari biru cerah ke jingga keemasan. Cahaya matahari mulai condong ke barat, membentuk siluet pepohonan kelapa yang berderet sepanjang pantai.
10873 viewsCompletedAdded to Library 20 Times as angin sepoi sepoi
Read
+Library
DINIKAHI CALON KAKAK IPARKU

DINIKAHI CALON KAKAK IPARKU

Angin sepoi-sepoi mengalir dengan lembut, membawa aroma asin laut dan kehangatan matahari yang memudar. Cahaya matahari yang tersisa memantul di permukaan air, membuatnya berkilauan seperti ribuan bintang kecil. Dalam hening, suasana terasa begitu tenang dan romantis, seakan dunia berhenti sejenak untuk menikmati momen ini bersama orang terkasih yang seharusnya.
9.996.3K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as angin sepoi sepoi
Read
+Library
BERCINTA DENGAN HANTU

BERCINTA DENGAN HANTU

CLUNG Botol itu terlempar tepat di tengah ceruk omba, yai Sepuh dan ustad yang lain berdiri kokoh di bibir tebing, sarung mereka berkibar kibar, di tengah suara ombak yang menderu-deru, masih dengan posisi yang sama ombak itu seakan hendak mencaplok mereka, puncak ombak itu bertahan di atas kepala mereka tapi seolah ada yang manahan, ustad Daru mengalunkan adzan dengan nada yang indah, sedangkan yang lain memejamkan mata dan mendengar dengan khidmat, tidak mempedulikan sekitar dimana alam seolah sedang bergejolak, “......LAA ILAAHA ILLALLAAH” ustad Danu menyelesaikan adzan dan segera menengadahkan tangan berdoa diikuti yang lain HENING... Tiba-tiba suasana menjadi hening, sunyi, senyap, hany
9.882.3K viewsOngoingAdded to Library 3.1K Times as angin sepoi sepoi
Read
+Library
Kesempatan Kedua untuk Cinta

Kesempatan Kedua untuk Cinta

Mereka segera beranjak, menuju spot foto paling indah—membelakangi terbitnya matahari. Sepia memijakkan kakinya di atas bulir-bulir pasir, berjalan semakin dekat dengan ombak yang siap menerpanya. Angin bertiup cukup kencang, membuat rambutnya ikut terbang tersapu. Perlahan, buih-buih ombak semakin mendekat dan berhasil membasahi kakinya. Disaat yang bersamaan Sepia membentangkan tangannya, merasakan dingin laut menyentuh kulitnya dan hangatnya cahaya matahari pagi menerpa wajahnya. Ia menarik sudut bibirnya, membentuk senyuman yang lebar.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 159 Times as angin sepoi sepoi
Read
+Library
Demon Emperor

Demon Emperor

Angin sepoi-sepoi bertiup mengibarkan pakaian Chu De Han palsu dan si Tukang Perahu. Setelah setengah jam menelusuri Sungai, di kejauhan mulai nampak Kota Aroma Osmanthus dengan nuansa kekuningan yang khas. Keharuman bunga Osmanthus yang bercampur dengan bau air sungai samar-samar mulai tercium terbawa oleh semilir sngin, beberapa burung camar dan merpati beterbangan di atas sungai dan di atas Kota Aroma Osmanthus.
1012.6K viewsCompletedAdded to Library 467 Times as angin sepoi sepoi
Read
+Library
Mahar Kedua

Mahar Kedua

Angina sepoi serasa menambah kenikmatan saat mengamati detik-detik pergantian sore ke malam hari. “Apakah ini menjadi senja terakhir kita?” Naina membuka suara. Lirih sekali. “Kita akan melewati senja di hari-hari berikutnya, Ina.” “Tapi senja di hari berikutnya kita tak lagi berdua,” ucapnya dengan suara parau.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as angin sepoi sepoi
Read
+Library
RESTU

RESTU

《 ℒí◊ᥒ ℚᥙᥱᥱᥒ ི ྀྀ》 @Yo_yos WOIIIII PIPIPIPIPIPIP BANGOONNN KALIANNNN BANGOONNNNNNNNN KEBENARAN MACEM APEKAH NIIII SAIA BOSS BANGUN LEBIH AWAL DARI TUYUL TUYULNYAAAAAAAAA BANGOOOOOOOONNNNNN @go_dzilla Lu ngetoa pagi pagi ngapain?, nge toa tuh di masjid sana!!
2.6K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as angin sepoi sepoi
Read
+Library
Gaun Pengantin

Gaun Pengantin

Andrew dan Gunawan minum sampai jam tiga pagi, keesokan paginya, Gunawan kembali ke biro, sementara Andrew melanjutkan rencana liburannya. “Tuan Andrew, ini adalah gunung bunga persik kita, sekarang adalah musim terbaik untuk melihat bunga persik!” Ardi menunjuk ke arah hutan yang dipenuhi oleh bunga persik, dan berkata.
1012.6K viewsCompletedAdded to Library 429 Times as angin sepoi sepoi
Read
+Library
The Present Of Love

The Present Of Love

Erangan kenikmatan tanpa sadar keluar dari bibir keduanya. Seila memberi banyak tanda yang orang bilang kissmark bagian tubuh Angga yang begitu maskulin. Angga membalikkan posisi menjadi Seila di bawahnya lagi. Lelaki itu mendorong miliknya masuk dan menggoyangkan pinggulnya bak goyangan gergaji mami Depe dengan cepat saat aliran hangat merambatinya. Napasnya yang berat membahana di kamar ini. Milik Angga menyentak-nyentak, tak kuat menahan gelombang dahsyat yang menyihir tubuhnya hingga menggelepar seliar ini.
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 385 Times as angin sepoi sepoi
Read
+Library
I WAS NEVER YOURS

I WAS NEVER YOURS

Uwuuu😬😬😬😬 Bedak Tabur : berenang di kali, yang ada kuning-kuning ☺☺☺ Biji Beton : nanggung makan sekalian 😂😂 Gergaji Sensor : 😬😬😬 Bedak Tabur : yaudah lah aku aja 😤😤😤 Serbuk Kayu : jangan! Biji Beton : @GergajiSensor skuy abang aja. Serbuk Kayu : nehi! Biji Beton : bjir lo semua😑😑😑 Gergaji Sensor : fiks lo bilang. Biji Beton : 😑😑😑 Bedak Tabur : uhuy... akhirnya💃💃💃💫💫💫👀👀👀 Calon Jamur : aku ikut mana rame aja.
1026.0K viewsCompletedAdded to Library 597 Times as angin sepoi sepoi
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status