Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Memar Termanis

Memar Termanis

📍Berlin, Jerman -Taman Apartemen- Serena baru saja melangkahkan kakinya keluar dari apartemen. Hari ini dia selesai belajar bersama seorang teman di sana. Langkahnya ringan, hampir seperti tarian kecil di atas paving taman. Wajahnya polos, tanpa make-up, tapi kecantikan naturalnya sulit disangkal. Di sisi taman, Abex berdiri bersedekap, mengamati Jexon yang duduk diam di bangku kayu dengan wajah suram.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as seram
Read
+Library
Dara Ameera

Dara Ameera

tawar Rio. "Terserah! Ya tuhan, kepalaku sudah sangat pusing sekali. Kau bisa membantuku, mencari data dengan nama Dara Ameera. Jika sudah menemukannya, segera beritahu aku!" seru Danu. Setidaknya Rio bisa mengurangi rasa sakit di kepalanya, karena semua berkas sialan ini!
107.1K viewsCompletedAdded to Library 142 Times as seram
Read
+Library
KAMASEAN

KAMASEAN

Sementara Frans hanya bergeming, tidak berucap sepatah kata pun. “Frans, katakan pada mamamu bahwa janin yang ada di dalam perutku adalah darah dagingmu! Katakan, Frans!” pinta Sean sambil menggenggam tangan Frans, memohon pembelaan atau belas kasihan dari laki-laki itu.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as seram
Read
+Library
SENYAWA

SENYAWA

tanya Zayn sambil melihat lagi pakaiannya. “Bukan pakaian lo yang salah, tapi lo!” Varo pun menunjuk Zayn dengan telunjuknya sambil berkata dengan sinis. “Gue? Kenapa gue?” tanya Zayn lagi sambil tersenyum menggoda Varo yang sudah hampir keluar taringnya. “Ngapain coba senyum-senyum sama Meera? Biar apa?” kesal Varo lagi, ia pun sudah hampir berdiri dari duduknya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as seram
Read
+Library
TARO

TARO

Mungkin dia tidak habis pikir kalau aku masih memikirkan barang-barang jualannya. “Iya.” Jawab Aksa sembari terkekeh. “Aku mau mengurus surat sertifikasi halal.” dan tawanya pecah melihat ekspresi wajahku yang masam. “Aku serius Aksa!” “Jangan terlalu serius. Pekerjaanmu sudah menuntut banyak keseriusan.” Katanya sembari mengacak rambut panjang milikku yang tergerai tak karuan.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as seram
Read
+Library
GGAP 2 : MR. NOBODY

GGAP 2 : MR. NOBODY

Ia cepat memperingatkan sikembar begitu melihat Haku dan Hayate mengeluarkan botol kecil dengan cairan berwarna biru bening dan meminumnya, "Kobe-sama, Kiba-sama, berhati-hatilah!" Tanpa diperingati Kenshin, kedua saudara kembar tersebut juga merasakan sebuah tekanan yang tidak biasa begitu melihat musuh menelan cairan aneh dalam botol kecil yang mereka keluarkan. Mereka langsung mengambil sikap waspada. Jika Awan melihat cairan yang diminum oleh Haku dan Hayate saat itu, pasti Ia akan dapat langsung mengenalinya. Itu adalah Blue Saphire, sebuah serum yang dapat meningkatkan kemampuan penggunanya.
9.9676.1K viewsCompletedAdded to Library 18.3K Times as seram
Show Reviews (188)
Read
+Library
Dede Permana
Om thor berhubung lama nih di approve nya. Update di GGAP 2 aja. Kesel nih ga ada bacaan berkualitas. Lemot amat admin goodnovel nya. Novel sekuel kok harus di review lagi. Padahal langsung aja approve. Wong sudah ada 2 novel sebelumnya yg laris manis ......
Dede Permana
Ini bagaimana sih admin goodnovel, kalo cerita yg masih berlanjut kemudian ganti buku. Kayaknya ga usah lama nunggu persetujuan. Wong 2 buku sebelumnya laris manis. Cepetan ya. Udah ga sabar nih baca Ggap 3 The Last
Read All Reviews
MAWAR

MAWAR

tanya Dion heran. Dito dan Farrel kompak mengedikkan bahu mereka. "Apa kau belum meminum susumu, Di?" Tanya Farrel. Dion menggeleng, sambil mengunyah dia berkata, "tadi aku meminta di buatkan susu, tapi kata chef Wisnu, di sini tidak ada susu coklat, yang ada hanya ada susu rasa strawberry dan susu sapi." Farrel dan Dito, mereka kompak menggelengkan kepala.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 173 Times as seram
Read
+Library
FIORE

FIORE

Etheldreda Cindyourscirirites
katanya, “Ada beberapa luka lebam besar— ​​dan mungkin beberapa yang lebih kecil. Tidak separah dengan apa yang saya bayangkan dan bisa hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari atau minggu.” Iris berdiri begitu dekat sehingga ia bisa melihat rambut halus yang ada di tengkuk lehernya. Tidak ada aroma parfum mahal, melainkan aroma tanah dan besi. Tidak ada suara apapun di antara mereka. Iris terlalu sibuk mengobati luka dengan obat-obatan dengan nama dan aroma aneh dan membalutnya dengan perban. Suara Adrian memecah keheningan di antara mereka.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 192 Times as seram
Read
+Library
HUMAIRA

HUMAIRA

"Bunda kenapa di sini?" "Bunda ingin menemani Humaira." Jawab Lintang menahan tangis. "Bunda, apa mereka sama dengan Humaira?" "Iya sayang." "Apa ini kemo pertama?" Tanya salah seorang ibu keluarga pasien yang akan di kemo. Lintang mengangguk. "Yang sabar ya Bu. Ini kemo ke sepuluh untuk anak Saya." Anak ibu itu juga perempuan, berusia sepuluh tahunan. "Sarah namanya." Ucap ibu it sambil tersenyum.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as seram
Read
+Library
Seruni Senja

Seruni Senja

Kata Furkam Ira pun melepaskan pelukan Furkam. “Coba biar aku lihat luka kamu.” Kata Ira Furkam pun melihatkan luka yang ada di tangannya itu. “Astaga Furkam, tangan kamu memar seperti ini, kamu kesleo Furkam ini harus kerumah sakit.” Kata Ira panik. “Tidak Ira, tadi sudah di olehi obat sama pelatih, biasanya tiga atau lima hari sudah sembuh.” Jawab Fukam
106.8K viewsOngoingAdded to Library 230 Times as seram
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status