ISTRI SIRI TENTARA ALIM
"Ya, siapa suruh kamu ngajak ngobrol soal malam pertama di serambi masjid. Nggak cocok tempatnya, Zam."
"Lah, biar sekalian tobat, Rey," balas Alzam, terkekeh.
Mereka berdiri. Rey menepuk bahu sahabatnya. Lalu berjalan pulang dengan langkah ringan, menapaki jalan pavin menuju rumah tempat Mira menunggunya.
Pintu depan setengah terbuka. Semua orang tertidur. Kecapean karena mengurus pernikahan Rey dan MIra. Misbah yang tadi masih dilihat Rey di masjid pun, kini tak nampak.