Istri Bayangan
Kunikmati udara segar kampong ini, serasa ringanlah badanku saat angin sepoy menyapa jilbabku yang lebar, berkibar bak bendera merah putih di Senin pagi, aku pejamkan mata, ku tatap bangunan Mesjid penuh kenangan ini, ya itu sewaktu aku mondok dan sebentar saja pulang kerumah saat libur mengaji, masjid ini menjadi saksi kenangan indah yang pernah ku lalui.
“Ah sebentar lagi acara dimulai,” lirihku. Terlihat beberapa emak-emak, tante-tante dan sebaian pemudi juga telah nampak di halaman Mesjid. Pohon-pohon besar yang rindang menambah sejuk halaman masjid ini. Aku menuju tempat ibu-ibu, Aku tak terburu-buru menuju ruangan ibu-ibu, karena fikiranku asyik bercengkrama dengan lamunanku.
Bab Populer