Cintaku 100 Hari
lanjutnya pelan, “…dia mendekati Zira. Terlalu dekat. Terlalu cepat. Seolah-olah dia tahu… bahwa Zira adalah kunci.”
Sang Cahaya terdiam. Tak ada kata, hanya kilauan samar yang bergerak di dalam tubuh bercahayanya. Lalu, dari inti cahaya itu, muncul sinar perak yang memanjang dan memadat. Dalam sekejap, sinar itu berubah menjadi sebilah pisau indah, berkilau bagai serpihan bintang. Di permukaannya, terukir simbol-simbol langit yang hanya bisa dibaca oleh mereka yang berasal dari dunia atas.
Hot Chapters