Pelukan Hangat Tuan Presiden
Keringat tipis membasahi kening dan leher membuat beberapa helai rambutnya menempel.
Lana dengan sigap berdiri di samping Sera, mengeluarkan sebuah kipas kecil dan mulai mengayunkannya dengan ritme cepat.
"Lana, tidak perlu. Aku bisa sendiri," ucap Sera merasa tidak enak hati melihat Lana yang juga tampak lelah.
"Tidak apa-apa, Nona. Biarkan saya melakukan tugas saya," jawab Lana bersikeras, tetap mengipasi Sera.