Pemuas Hasrat Sang Presdir
"Iya, aku paham dengan apa yang kau rasakan, kakak ipar. Lantas, kau maunya bagaimana?"
Gilea diam sejenak, matanya berkeliling ruangan seolah mencari kata-kata yang tepat. Kemudian, dia menarik napas dalam dan berkata dengan keyakinan yang tiba-tiba tumbuh, "Aku ingin kembali bekerja, Vin. Aku ingin merasakan lagi adrenalin buru-buru mandi pagi, berdesakan di kereta, mengejar deadline, bahkan berdebat dengan rekan kerja sekalipun! Aku ingin merasa... hidup lagi. Bukan hanya menjadi hiasan yang indah dalam sangkar emas." Celotehnya diselingi dengan memonyongkan bibirnya, sebuah ekspresi polos yang menunjukkan kerinduannya pada sesuatu yang 'normal'.
ตอนยอดนิยม