Harga Suamiku
Mataku berkaca-kaca ketika mendengar ucapannya, sungguh dia bukan suamiku lagi, padahal dia yang menghianatiku, tapi aku yang jadi tertuduh hanya karena rasa sesak di dada ini.
"Ya, aku wanita murahan! Wanita yang ingin rumah tangganya baik-baik saja, tanpa kehadiran orang ketiga. Berharap suaminya yang sok soleh menepati janjinya! Tapi, ternyata kita tidak jauh beda!" ketusku.
"Jaga bicaramu! Aku selalu setia dan tidak pernah mendua! Kamu, Dek yang ...!" Ucapannya terhenti, ketika Santi mendekat.
Bab Populer