Silakan, Urus Putrimu Tanpa Aku
"Aku ingin pergi jauh, Bu. Aku ingin meninggalkan semua ini. Aku capek, benar-benar sangat capek. Ingin hidup tenang dan senang. Bukan terus-menerus dihadapkan pada masalah rumit yang sulit untuk diselesaikan."
"Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan, Nak. Semua masalah, ada jalan keluarnya. Tinggal bagaimana cara kita untuk menyelesaikan masalah itu. Dengan pergi, belum tentu masalah akan pergi juga. Selesaikanlah dulu, baru pergi."
"Gimana caranya? Otakku sudah buntu, benar-benar tidak bisa berpikir lagi," ujarku menatap sendu wajah Ibu.