YOU AND US
batin Delna menggeleng kuat, kepalanya langsung terasa sakit mengingat dirinya tengah berlari kencang saat ini.
"Tunggu," lirih Henri melambatkan laju larinya, melepas tautan tangan antara dirinya dan juga Delna sembari mengatur nafas.
"Kurasa .. ini sudah cukup jauh," ujar Henri dengan nafas terengah engah.
"Kurasa juga begitu .. " lirih Delna, kondisinya tak berbeda jauh dari Henri.
"Dia tidak mengejar sampai sini," ujar Delna sembari menoleh ke belakang, memeriksa keberadaan Hendra, apakah dia masih ada atau tidak.
Bab Populer