His Last Wish (Indonesian)
Tapi kelihatannya anak itu tetap membuatkannya karena tercium aroma kopi dari dapur.
“Ng… cokelat panas saja, kalau tidak merepotkan.” Hazel ragu-ragu duduk di sampingnya. Matanya terus mengawasi sekeliling rumah ini, sambil sesekali mengamati benda-benda yang ada di sekitarnya. Untuk ukuran orang yang sering membantu pekerjaan detektif, Hazel itu sangat kaku. Sepertinya Hazel bukan tipe yang sering membantu ayahnya untuk urusan di lapangan, tapi lebih ke pencarian yang menggunakan data. Sebentar, kalau begitu, berarti pacarnya ini juga berasal dari kota yang sama, dong? Setahunya, hanya orang-orang dari Morozov saja yang begitu menggilai data. Mungkin sebaiknya ia tanyakan pada Hazel suatu
Bab Populer